Download our available apps

RT-RW di Pekanbaru Bakal Diberi HP, Diminta Aktif Laporkan Aspirasi Warga
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, melantik serentak ketua RT-RW terpilih di Kecamatan Senapelan, Jumat (24/7/2026).

Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di 2026 mendatang berencana memberikan handphone atau HP kepada Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT-RW).

"Kami sedang menganggarkan untuk tahun depan. Setelah pelantikan ketua RT dan RW (terpilih dalam pemilihan serentak beberapa waktu lalu), kami akan memberikan handphone kepada para ketua RT dan RW," kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Jumat (24/7/2026).

Disampaikannya, HP tersebut akan menjadi sarana pelaporan untuk memudahkan para ketua RT dan RW menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing secara cepat kepada pemerintah kota.

Nantinya, HP yang diberikan kepada ketua RT-RW akan terintegrasi dengan aplikasi yang dirancang Pemko Pekanbaru. Saat ini, aplikasi dimaksud tengah dipersiapkan.

Baca Juga

Melalui aplikasi itu, para ketua RT dan RW diharapkan aktif melaporkan aspirasi warga mulai dari perbaikan jalan rusak, drainase yang bermasalah, hingga kerusakan fasilitas lingkungan, termasuk gapura di setiap kelurahan dan kecamatan.

"Laporan dari warga melalui RT dan RW akan menjadi dasar percepatan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur di Kota Pekanbaru," ujar Agung.

Seluruh pejabat Pemko Pekanbaru diminta agar tidak hanya bekerja dari balik meja. Para pejabat harus rutin turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi warga.

"Saya suka turun ke lapangan. Karena itu saya mengimbau seluruh pejabat, termasuk eselon II, agar sesekali menggunakan sepeda motor saat berkeliling Kota Pekanbaru," ucapnya.

"Dengan begitu, kita bisa merasakan langsung kondisi jalan, mengetahui mana yang rusak dan harus segera diperbaiki," ulas Agung.

Menurut Agung, kedekatan dengan warga menjadi kunci agar kebijakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dengan sering turun langsung, para pejabat juga dapat mengetahui berbagai persoalan lain yang memerlukan perhatian, termasuk lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat maksiat dan harus ditertibkan.

"Saya mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan menunjukkan kinerja terbaik dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga," tutupnya.***