Tancap Gas Buktikan Janji, Pekanbaru Menggeliat di Bawah Kepemimpinan Agung Nugroho

Rabu, 06 Mei 2026 - 09:49:26 WIB

Walikota Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar, turun langsung meninjau dan membantu pekerjaan perbaikan jalan rusak.

Betuah Pekanbaru - Pembangunan di berbagai sektor di Kota Pekanbaru, sejak satu tahun terakhir menggeliat di bawah kepemimpinan H Agung Nugroho SE MM dan H Markarius Anwar ST M.Arch.

Pasca dilantik Presiden Prabowo pada Februari 2025 lalu, Agung Nugroho - Markarius Anwar langsung tancap gas menunaikan janjinya kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Agung - Markarius, Pekanbaru mencatat kemajuan terstruktur hingga melampaui target. Hal ini menjadi fondasi untuk melanjutkan transformasi menuju Pekanbaru yang lebih bersih, sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam satu tahun terakhir, Pekanbaru menunjukkan satu hal yang jelas, yakni arah pembangunan bergerak lebih terstruktur, pelayanan publik makin mendekat ke warga, dan tata kelola kota mulai dibenahi secara menyeluruh.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho 

Kinerja Agung - Markarius pun mendapat sambutan positif dari masyarakat dibuktikan dengan tingginya tingkat kepuasan masyarakat yang mencapai 77,12 persen.

Tingginya tingkat kepuasan itu terlihat berdasarkan hasil Survei Kepuasan Warga Pekanbaru Tahun 2026 yang dirilis Lembaga Survey Opini Rakyat.

Dari hasil survei yang dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 17 April 2026 di seluruh wilayah Pekanbaru, hanya 21,35 persen responden yang menyatakan tidak puas, sementara 1,54 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Agung - Markarius telah berkomitmen untuk mewujudkan Pekanbaru yang maju, berbudaya dan sejahtera. Komitmen tersebut sudah dibuktikan diawali dengan kebijakan yang menyentuh kebutuhan harian warga seperti menurunkan tarif parkir kendaraan bermotor untuk meringankan beban ekonomi sekaligus menata sistem perparkiran agar lebih tertib dan transparan.

Kebijakan ini juga diikuti kerjasama dengan Alfamart dan Indomart dengan menggratiskan tarif parkir di kedua ritel tersebut pada tahun 2026 ini.

Kemudian di sektor lingkungan, Agung - Markarius menggulirkan Gerakan Serbu Sampah, membentuk Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di 83 kelurahan di wilayah setempat, serta menindak pelaku pembuangan sampah sembarang.

Kemudian untuk ketertiban dan keindahan kota, Pemko Pekanbaru menertibkan sebanyak 175 tiang reklame yang sebelumnya berdiri di ruas jalan protokol.

Di sektor pelayanan publik, Agung - Markarius meluncur Mobil AMAN guna memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan.

Selanjutnya untuk pengendalian banjir, Pemko Pekanbaru telah melakukan penanganan di 20 titik rawan, menormalisasi sungai sepanjang 78,2 kilometer, drainase, dan DAS sepanjang 109,5 kilometer.

Pemko Pekanbaru juga melakukan penanaman 15 ribu pohon untuk memperkuat visi Pekanbaru Green City yang berkelanjutan.

Di sektor pendidikan, Agung - Markarius memberikan bantuan beasiswa untuk jenjang pendidikan S1 hingga S3, termasuk bagi Hafiz Quran. Menjalankan program Zero Putus Sekolah yang berhasil menjaring 1.778 anak dengan berbagai latar 
permasalahan. Sebanyak 757 anak sudah dikembalikan ke bangku pendidikan.

Tidak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga turut menanggulangi kendala ijazah yang tertahan dan membantu perlengkapan sekolah.

Lalu guna menyukseskan wajib belajar 13 tahun, Pemko Pekanbaru telah mewujudkan pemenuhan 1 PAUD 1 Kelurahan dengan mengintegrasikan pada layanan posyandu serta meningkatkan kompetensi kader dengan mengadakan pelatihan kader posyandu yang menjadi bagian dari strategi menekan angka stunting dan memperkuat kualitas generasi 
mendatang.

Pemko Pekanbaru juga memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi peserta didik, melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik dan kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

Dalam bidang prestasi dan penguatan identitas budaya turut mewarnai perjalanan setahun kepemimpinan Agung - Markarius, yang mana Pekanbaru meraih Juara 2 MTQ tingkat Provinsi Riau dan sukses 
menyelenggarakan MTQ ke-57 tingkat kota.

Untuk pemberdayaan masyarakat, Agung - Markarius mewujudkannya melalui program Rp100 juta per RW. Melakukan pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu, serta pemberian tunjangan kinerja ke-14 guna memperkuat kapasitas aparatur.

Seterusnya di bidang infrastruktur, tercatat lebih dari 42 kilometer jalan diperbaiki dengan sistem overlay atau pengaspalan ulang, meremajakan halte bus TMP, lampu penerangan dipasang, dan menyiapkan wifi gratis di sejumlah titik.

Dari sisi tata kelola keuangan, Agung - Markarius berhasil melunasi warisan utang senilai Rp467 miliar, dan berhasil meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak, retribusi dan pendapatan sah lainnya dengan capaian sekitar Rp1,3 triliun.

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat, Walikota Agung Nugroho secara resmi telah meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112.

Dalam bidang lingkungan, Kota Pekanbaru menapaki babak baru dalam pengelolaan sampah melalui pengembangan proyek Waste to Energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi.

Kerja hanya Agung Nugroho - Markarius Anwar pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat. Hal itu ditandai dengan penerimaan penghargaan peringkat dua nasional pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya 
dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

Disampaikan Agung, pembangunan Kota Pekanbaru juga diselaraskan dengan Program Strategis Nasional (PSN) seperti program MBG, membangun Sekolah Rakyat dan membentuk Koperasi Merah Putih di 83 kelurahan.

Pemko Pekanbaru bersinergi dengan Pemerintah Pusat juga terus berupaya melakukan intervensi untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan mendorong pengembangan UMKM sebagai alat penekan angka kemiskinan.

Pemko Pekanbaru juga membangun 42 unit rumah layak huni baru dan  rehabilitasi 12 unit rumah. Lalu ada juga pembangunan gas kota yang memiliki 20 ribu sambungan rumah jaringan gas. (Advertorial)