Pemko Pekanbaru Gandeng PLN Perbaiki Instalasi Listrik Warga Kurang Mampu

Senin, 25 Mei 2026 - 21:25:07 WIB

Plh Asisten II Setdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin

Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggandeng PLN dan Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) untuk memperbaiki instalasi listrik secara gratis di rumah warga kurang mampu.

Pelaksana Harian (Plh) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyebutkan, perbaikan instalasi listrik ini merupakan upaya untuk meminimalisir kebakaran bangunan yang dipicu korsleting listrik.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, kata dia, telah memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD untuk bergerak cepat mengurangi risiko kebakaran di tengah masyarakat.

Program tersebut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Sosial, PLN, serta AKLI.

"Walikota meminta kawasan padat penduduk, terutama permukiman masyarakat miskin yang rumahnya berhimpitan dan sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran menjadi prioritas penanganan," ujarnya, Senin (25/5/2026).

Disampaikan Ami, sapaan Zulhelmi Arifin, program inspeksi instalasi listrik dijadwalkan dimulai pada 3 Juni sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Pada tahap awal, tim gabungan akan melakukan pemeriksaan terhadap 100 rumah warga di kawasan padat penduduk.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari jaringan listrik PLN, meteran, hingga instalasi listrik di dalam rumah warga. Tim juga akan mengecek kondisi kabel, stopkontak, dan sambungan listrik yang berpotensi memicu korsleting.

Salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemukan ialah penggunaan stopkontak bertumpuk dan sambungan kabel yang tidak sesuai standar.

"Banyak colokan listrik dipakai untuk berbagai sambungan secara bertumpuk. Itu sangat berbahaya karena bisa menimbulkan percikan api,” tegasnya.

Selain itu, instalasi listrik yang sudah tua maupun kabel yang rusak akibat usia dan gangguan hewan juga menjadi perhatian dalam inspeksi tersebut. Jika ditemukan instalasi yang masih layak, rumah warga tidak akan dilakukan perbaikan.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan yang membahayakan, maka penggantian material akan dilakukan secara gratis untuk masyarakat kurang mampu.

“Kalau memang harus diganti, nanti pemko yang membantu biaya penggantiannya. Ini khusus bagi masyarakat miskin,” ungkap Ami.

Sementara itu, untuk rumah kontrakan atau rumah petak milik pribadi yang disewakan, pemko meminta pemilik bangunan ikut bertanggung jawab melakukan perbaikan instalasi listrik. Agar, bantuan pemko ini tepat sasaran.

"Nanti, program tersebut akan kami diperluas. Wali Kota Pekanbaru telah menginstruksikan penganggaran program hingga menjangkau sekitar 2.000 rumah warga," tutupnya.***