Kunjungan ke Perpustakaan Tenas Effendy Pekanbaru Naik 580 Persen

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:24:01 WIB

Kepala Dispusip Pekanbaru Muhammad Amin

Betuah Pekanbaru - Tingkat kunjungan ke Perpustakaan Tenas Effendy milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di 2026 ini naik sekitar 580 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.

Dari data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru, pada 2025 lalu terhitung Januari hingga Mei hanya tercatat sebanyak 30.799 kunjungan. Sementara Januari hingga Mei 2026 mencapai 147.925 kunjungan.

Data kunjungan tersebut merupakan akumulasi dari kunjungan langsung ke Perpustakaan Tenas Effendy di Jalan Dr Sutomo Nomor 1, maupun kunjungan di perpustakaan digital iPekanbaru.

"Jadi, total kunjungan ini tidak hanya kunjungan fisik atau datang langsung ke Perpustakaan Tenas Effendy, tapi juga kunjungan non fisik melalui layanan digital," ungkap Kepala Dispusip Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Kamis (25/6/2026).

Disampaikannya, tingginya tingkat kunjungan itu tak terlepas dari berbagai inovasi dan sosialisasi yang gencar dilakukan Dispusip dalam upaya membudayakan kebiasaan membaca di tengah-tengah masyarakat.

"Alhamdulillah, sekarang sudah mulai ramai juga kunjungan dari unsur masyarakat umum," ujarnya.

"Kemudian ada juga kunjungan dari anak-anak TK, PAUD, karena di Perpustakaan Tenas Effendy ini kita juga punya berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan pengunjung seperti ruang mini studio, ruang komunal, serta ruang khusus bagi anak-anak yakni ruang kreativitas anak," ulas Amin.

Perpustakaan Tenas Effendy sendiri, lanjut Amin, di 2026 ini sudah memiliki sebanyak 58.548 judul buku dengan eksemplar 86.386.

"Untuk judul buku ini juga terus bertambah. Tahun 2025, judul buku kita berjumlah 58.386 dan eksemplarnya 86.162. Ada kenaikan sekitar 200 baik dari judul buku maupun eksemplar," ungkapnya.

Atas nama Pemko Pekanbaru, Amin tak lupa mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah banyak menghibahkan buku ke Perpustakaan Tenas Effendy.

"Karena memang buku-buku ini terbanyak dari hibah. Dari pengadaan kita ada juga, tapi lebih banyak hibah," tutupnya.***