
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho
Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, dalam waktu dekat bakal mulai membuka pelayanan perizinan dan non-perizinan di kantor kecamatan.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, untuk tahap awal layanan perizinan dan non-perizinan tersebut akan dibuka di empat kecamatan di antaranya Kecamatan Binawidya, Rumbai, Bukit Raya dan Tenayan Raya.
"Ini merupakan salah satu upaya kita untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (20/8/2026).
"Jadi, kita ingin bagaimana pelayanan yang saat ini ada di MPP (Mal Pelayanan Publik), juga bisa ada di kecamatan. Sehingga untuk mengurus baik itu PBG, izin usaha dan lain-lain, itu tidak perlu lagi ke MPP," ulas Agung.
Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru Zaki Helmi menjelaskan, layanan perizinan dan non-perizinan yang akan dibuka di 4 kantor kecamatan itu untuk sementara disebut MPP mini.
"MPP mini ini istilah spontan saja. Nanti kita carikan nama yang pas saat launching," ucapnya.
Disebutkan Zaki, kehadiran layanan perizinan dan non-perizinan di kantor kecamatan merupakan inovasi terbaru Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Walikota Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar guna memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
"Dengan Kota Pekanbaru yang cukup luas, bapak walikota dan bapak wakil walikota mendorong bagaimana pelayanan itu bisa didekatkan ke masyarakat," ungkapnya.
"Maka kita akan hadirkan pelayanan (di kantor kecamatan) semacam cabang dari MPP. Secara spontanitas kami menyebutnya MPP mini," ulas Zaki.
Nantinya, DPM-PTSP akan melihat bagaimana animo warga dalam mengakses layanan perizinan dan non-perizinan di 4 kantor kecamatan yang menjadi pilot project.
"Apabila animo masyarakat cukup tinggi, nanti bisa kita lakukan pengembangan ke kecamatan lainnya. Jadi untuk tahap awal di 4 kecamatan dulu, Binawidya, Rumbai, Bukit Raya dan Tenayan Raya," terang Zaki.
Sementara untuk 11 kecamatan lainnya, lanjut Zaki, DPM-PTSP bakal menghadirkan Mobil Layanan Keliling NIB (Nomor Induk Berusaha).
"Fungsi mobil ini nanti akan kita maksimalkan di 11 kecamatan untuk melayani perizinan khususnya NIB. Intinya, kita ingin bagaimana pelayanan publik bisa semakin dekat pada masyarakat," tutupnya.***