Tim URC Raga Polda Riau Amankan 4 Pemuda yang Diduga Peras Pengguna MiChat

Rabu, 16 September 2026 - 22:19:50 WIB

Tim URC Raga Polda Riau amankan 4 pemuda yang diduga terlibat aksi pemerasan terhadap pengguna aplikasi MiChat.

Betuah Pekanbaru - Tim URC Raga Kepolisian Daerah (Polda) Riau, mengamankan empat pemuda yang diduga terlibat aksi pemerasan terhadap pengguna aplikasi MiChat di Kota Pekanbaru.

Keempat pemuda tersebut diduga menjalankan modus dengan mengaku sebagai penerima tamu atau mucikari ketika berkomunikasi dengan calon korban melalui aplikasi MiChat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi mengenai dugaan praktik pemerasan yang dilakukan melalui aplikasi MiChat.

"Tim menemukan empat orang pemuda yang diduga melakukan aksi pemerasan melalui aplikasi MiChat," ujar Hasyim, Rabu (16/9/2026).

Dijelaskannya, para terduga pelaku diduga menggunakan pola yang hampir sama. Dalam komunikasi melalui aplikasi tersebut, mereka mengaku sebagai pihak yang menerima tamu atau berperan sebagai mucikari.

Setelah komunikasi berlangsung, para terduga pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk meminta sejumlah uang dari pengguna aplikasi.

Hasyim menyebut dugaan aksi tersebut berkaitan dengan upaya mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan kondisi ekonomi serta keberadaan pengguna aplikasi MiChat.

"Motifnya diduga untuk memanfaatkan kondisi ekonomi dan melakukan pemerasan terhadap pelanggan atau pengguna aplikasi MiChat," jelasnya.

Selain mengamankan empat pemuda tersebut, polisi juga menemukan sebuah rekaman video yang berkaitan dengan mereka. Dalam rekaman tersebut, terdapat pengakuan mengenai penggunaan narkotika jenis sabu serta obat-obatan terlarang yang disebut sebagai inek.

Menurut Hasyim, dalam video itu para terduga pelaku mengaku menggunakan barang terlarang tersebut sekitar dua hari sebelum diamankan oleh Tim URC Raga Polda Riau.

Meski terdapat pengakuan dalam rekaman, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan guna mengetahui apakah para terduga pelaku benar menggunakan narkotika.

Selanjutnya, keempat pemuda tersebut diserahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk menjalani proses pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut, termasuk pengecekan urine.

"Selanjutnya kami serahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut dan pengecekan urine," tutup Hasyim.***