Warga yang Terpapar Kabut Asap di Pekanbaru Capai 10.225 Orang

Selasa, 06 Oktober 2026 - 22:12:46 WIB

Sekretaris Diskes Pekanbaru Dedy Sambudi

Betuah Pekanbaru - Dinas Kesehatan (Diakses) Kota Pekanbaru mencatat, hingga kini sudah terdapat sebanyak 10.225 warga di wilayah setempat yang menderita berbagai penyakit akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Total komulatif dari tanggal 25 Agustus sampai dengan 6 Oktober 2026 atau selama 41 hari terakhir, sudah terdapat sebanyak 10.225 warga yang menderita berbagai penyakit akibat asap karhutla," ungkap Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru Dedy Sambudi, Selasa (6/10/2026) malam.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA, kata dia, merupakan penyakit yang paling banyak diderita warga akibat terpapar kabut asap.

"Kemudian ada juga juga pneumonia, konjutivitis, iritasi kulit dan asma," ujarnya.

Hari ini saja, terang Dedy, dari laporan 31 puskesmas dan rumah sakit, tercatat 293 warga yang terpapar kabut asap. Rinciannya penderita ISPA 267 orang, pneumonia 8 orang, konjutivitis 3 orang, iritasi kulit 8 orang, dan asma 7 orang.

"Ada 5 pasien yang menjalani rawat inap. Anak-anak 2 orang, remaja 2 orang, dan dewasa 1 orang," ucapnya.

Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga

Menyikapi terus memburuknya kualitas udara, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sesuai arahan Walikota Agung Nugroho menginstruksikan agar seluruh puskesmas tetap siaga untuk melayani warga yang terdampak kabut asap.

"Ada 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan yang kita siagakan sesuai arahan bapak walikota," kata Dedy.

Pemko Pekanbaru juga sudah menyediakan obat-obatan untuk menangani penyakit yang berkaitan dengan dampak kabut asap.

"Jadi bagi warga yang alami gangguan kesehatan akibat kabut asap, segera ke puskesmas," pintanya.

Kemudian, lanjut Dedy, Diskes Kota Pekanbaru juga sudah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit agar ikut siaga guna mengantisipasi lonjakan pasien yang disebabkan oleh kabut asap.

"Untuk warga yang mengalami dampak serius, kita minta rumah sakit memberikan perhatian khusus," paparnya.

Selain menyiagakan puskesmas dan rumah sakit, Diskes juga menyiapkan sekitar 200 ribu pcs masker. Stok masker yang tersedia siap dibagikan untuk warga yang membutuhkan.

"Kita sudah merencanakan untuk turun membagi-bagikan masker kepada warga," tutup Dedy.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat (PM2.5) di Pekanbaru pada Selasa (6/10/2026) sore berada pada kategori sangat tidak sehat.***