Pemko Pekanbaru Dukung Pihak Kepolisian Tindak Pelaku Pembakaran Lahan

Rabu, 04 November 2026 - 11:59:33 WIB

Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin dan Kapolresta Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang, foto bersama pada pemasangan plang peringatan karhutla di Jalan Arjuna.

Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mendukung Kepolisian Resort Kota (Polresta) setempat dalam menindak pelaku pembakaran lahan.

Dukungan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, usai mendampingi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang, pada pemasangan plang peringatan karhutla secara simbolis di atas lahan yang terbakar di Jalan Arjuna, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (4/11/2026).

Turut hadir di kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Kepala DLHK Reza Aulia Putra, Sekretaris Dewan (Sekwan) Hambali Nanda Manurung, serta Plt Camat Payung Sekaki Abdullah.

Dikatakan Zulhelmi, saat ini lahan yang dipasang plang peringatan karhutla tersebut sudah masuk dalam proses penegakan hukum dugaan tindak pidana pembakaran lahan.

"Kita dari pemerintah kota mendukung apa yang dilakukan oleh bapak Kapolresta Pekanbaru. Ini langkah tegas dari Kepolisian RI. Terkait dengan lahan yang dibakar ini sekitar 3 hektar. Ini menjadi barang bukti dan dilakukan pemasangan plang," ungkapnya.

Disebutkan Ami, sapaan Zulhelmi Arifin, penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian mesti menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Untuk kasus pembakaran lahan di Jalan Arjuna sendiri, saat ini berkas perkara dari hasil penyidikan sudah dinyatakan lengkap atau P21.

"Ini sudah ada 2 yang di P21. Kita tentu berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini, maka kita selalu menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan," ujar Ami.

Sebab, lahan yang dibakar tidak hanya menimbulkan dampak sosial, tapi juga ada dampak hukumnya bagi pelaku yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

"Itu yang harus kita hindari. Karena itu, ini cukup menjadi pelajaran bagi semua pihak, jangan ada lagi yang membakar lahan. Semoga ini menjadi koreksi bagi kita bersama," tutup Ami.***