
Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin
Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di akhir 2026 ini melakukan pembentukan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di antaranya Dinas Perikanan dan Dinas Kebudayaan.
"Jadi, kita ada penambahan dua OPD. Pertama Dinas Kebudayaan, dan kedua Dinas Perikanan," ungkap Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Kamis (5/11/2026).
Ia menyampaikan, Dinas Kebudayaan merupakan pemekaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
"Dinas Kebudayaan ini untuk menunjang visi kepala daerah, visi pak wali kota dan pak wakil walikota, berbudaya, maju dan sejahtera," ucap Ami, sapaan Zulhelmi Arifin.
Dibentuk sebagai OPD tersendiri, Dinas Kebudayaan nantinya bisa lebih fokus mengurusi kebudayaan yang ada di Kota Pekanbaru, khususnya budaya Melayu yang berkaitan erat dengan ajaran agama Islam.
"Contohnya gaya hidup bersih, bagaimana membuang sampah pada tempatnya. Itu kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan berulang menjadi kebudayaan. Ini berkaitan juga dengan kebudayaan Melayu dan tentu saja ajaran agama Islam," ujar Ami.
Kemudian Dinas Perikanan. Dinas ini merupakan pecahan dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan). Banyak tugas yang nantinya dijalankan oleh Dinas Perikanan mulai dari pemberdayaan, pembinaan, hingga membantu memasarkan hasil perikanan.
"Termasuk juga menjaga ketahanan pangan, menjamin kecukupan protein bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan dan kecerdasan masyarakat kita," terang Ami.
Kedua OPD baru ini akan mulai aktif menjalankan tugas kedinasan terhitung awal 2027 mendatang.
"Insyaallah Awal tahun. Sekarang kita siapkan dulu semuanya, anggarannya, kantornya, pegawainya, sehingga di awal tahun mereka betul-betul ready, sudah bisa melayani masyarakat di dua sektor tadi, kebudayaan dan perikanan," tutup Ami.***