Jalani Prosesi Adat di Tapung, Bupati Kampar Resmi Bersuku Domo

Jumat, 31 Januari 2020 - 19:23:50 WIB

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, saat menjalani prosesi adat pulang bainduok di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Jumat (31/1/2020).

Betuah Tapung - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Jumat (31/1/2020) menjalani berbagai rangkaian prosesi adat pulang bainduok di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung.

Prosesi adat pulang bainduok itu menandakan jika orang nomor satu di daerah berjuluk Serambi Makkah Riau tersebut diterima sebagai anak kemanakan persukuan domo.

"Terima kasih kepada seluruh ninik mamak pasukuan domo kerena telah menerima saya sebagai kemanakan. Semoga kehadiran saya di suku domo, dapat memberi nilai positif bagi kemajuan Kabupaten Kampar yang kita cintai ini," ucap Catur usia mengikuti prosesi adat pulang bainduok.

Bagi Catur, diterima sebagai anak kemanakan persukuon domo merupakan anugerah bagi dirinya dan keluarga.

"Dengan niat yang tulus dan ikhlas, saya pulang bainduok ka pasukuan domo, demi mengikat tali silaturrahmi di negeri kita yang beradat dan religius ini," ujar dia.

Di kesempatan itu, Catur menyatakan akan berupaya merealisasikan pemekaran Tapung yang sudah lama diusulkan warga.

Menurut dia, usulan pemekaran tersebut perlu untuk menjadi perhatian pemerintah agar mempermudah jenjang birokrasi mengingat Kecamatan Tapung memiliki sebanyak 25 desa.

Tak hanya itu, Catur juga meminta restu dari ninik mamak persukuan domo jelang dinobatkan dirinya sebagai Payung Panji Adat oleh Lembaga Adat Kampar (LAK) pada HUT ke-70 Kabupaten Kampar tahun 2020.

"Saya mohon doa setelah dinobatkan nanti agar mampu mengayomi seluruh masyarakat Kabupaten Kampar," tutupnya.

Dalam prosesi adat pulang bainduok itu, Bupati Kampar turut didampingi istri Muslimawati Catur, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kampar Yusri, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kampar. (rls/ton)