Turki akan Terima S-400 Rusia Pada Oktober 2019, AS Meradang

Sabtu, 09 Maret 2019 - 19:56:46 WIB Cetak

S-400 Rusia/Net

BETUAH.COM, ANKARA - Sistem pertahanan rudal canggih S-400 akan mulai dikirim Rusia ke Turki pada Oktober mendatang. Menurut Turki, S-400 sangat dibutuhkan untuk menjaga dan melindungi 82 juta rakat Ankara.

"Saat ini Angkatan Udara sedang mempelajari lokasi strategis sebagai tempat S-400," kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dalam pertemuan dengan para editor kantor berita Anadolu, Jumat (8/3/2019).

Meski demikian, Akar menyatakan akan tetap melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat soal pembelian rudal pertahanan udara patriot buatan Washington.

Disampaikannya, penjajakan Ankara untuk mengakuisisi sistem rudal S-400 Rusia telah dimulai November 2016. Penandatanganan kontrak pembelian senjata dilakukan kedua pihak pada 12 September 2017 dan Presiden Turki Tayyip Erdogan mengumumkan pada saat itu bahwa Turki telah melakukan pembayaran di muka berdasarkan kontrak.

Pertengahan Juni 2018, sebuah sumber di kalangan militer dan diplomatik mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa perusahaan-perusahaan pertahanan Rusia telah ditugaskan untuk menyelesaikan produksi sistem rudal S-400 pada Mei 2019 untuk pengiriman ke Turki.

S-400 Triumf adalah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh paling canggih yang mulai beroperasi di Rusia pada tahun 2007. S-400 Triumf dirancang untuk menghancurkan pesawat, rudal-rudal balistik, termasuk rudal jarak menengah. S-400 dapat melibatkan target pada jarak 400 km dan pada ketinggian hingga 30 km.

"Kita harus melindungi 82 juta warga negara kita," kata Akar, yang dilansir Sabtu (9/3/2019).

Ancam Turki

Sementara itu, juru bicara Departemen Pertahanan AS Charlie Summers menyatakan akan ada konsekuensi serius jika Turki tetap mengakuisisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

"Jika Turki mengambil S-400, akan ada konsekuensi besar dalam hal hubungan militer kita, dan Patriot dan F-35," tegas Summers.

"Mereka tidak akan mendapatkan F-35 jika mereka mengambil S-400," ulasnya seperti dikutip Sindonews dari Sputnik, Sabtu (9/3/2019).

Komentar Summers datang setelah kepala Komando Eropa AS Curtis Scaparrotti menyarankan Kongres untuk melarang Turki mendapatkan jet F-35 jika Ankara melanjutkan rencana pengadaan sistem pertahanan udara S-400.

Summers mengatakan Amerika Serikat juga dapat memblokir Ankara dari pembelian sistem rudal Patriot. (red)



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+