Walikota dan Belasan Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat DC-3

Ahad, 10 Maret 2019 - 17:47:17 WIB Cetak

Kecelakaan Pesawat di Kolombia, Sabtu (9/3/2019) waktu setempat, Minggu waktu Indonesia. (FOTO/TWITTER/DAILY MIRROR)

BETUAH.COM, KOLOMBIA - Sedikitnya, 14 orang termasuk Walikota Taraira Doris Villegas beserta suami dan putrinya, dilaporkan tewas dalam kecelakaan Pesawat DC-3 di Kolombia, Sabtu (9/3/2019) waktu setempat.

Badan penerbangan sipil negara itu menyebut, Pesawat DC-3 milik perusahaan penerbangan Laser Aereo tersebut jatuh setelah melakukan pemanggilan darurat pada pukul 10.40 waktu setempat.

Saat mengalami kecelakaan, Pesawat Douglas DC-3 yang merupakan pesawat baling-baling bermesin ganda buatan AS yang pertama kali diproduksi pada 1930-an itu sedang terbang dari kota selatan San Jose del Guaviare menuju Villavicencio di selatan, kata badan tersebut.

Pesawat jatuh di wilayah San Carlos de Guaroa ketika sedang menempuh setengah rute San Jose del Guaviare-Villavicencio. Namun demikian, maskapai penerbangan terkait belum memberikan komentar.

Dalam pernyataan yang kemudian dicuitkan di Twitter, badan penerbangan sipil Kolombia menyebutkan nama-nama korban tewas.

Seorang pemimpin kota kecil di Vaupes, provinsi wilayah berhutan, termasuk di antara para korban.

Seperti dikutip dari Reuters, menurut badan penerbangan sipil, izin kelayakan penerbangan pesawat tersebut masih berlaku, demikian pula dengan sertifikasi medis para awaknya. 

Tidak Ada Yang Selamat 

Diwartakan kantor berita AFP, seorang pejabat di dinas pemadam kebakaran menyebutkan, seluruh korban tewas karena dilalap api.

"Sayangnya, tidak ada yang selamat," demikian pernyataan dari otoritas penerbangan Aeronautica Civil.

Di antara para korban tewas terdapat Wali Kota Taraira, Doris Villegas, beserta suami dan putrinya.

Selain Walikota Taraira Doris Villegas beserta suami dan putrinya, pemilik pesawat sekaligus pilot Jaime Carrillo, co-pilot Jaime Herrera dan teknisi penerbanngan bernama Alex Moreno juga tewas dalam kecelakaan tersebut.

Presiden Kolombia Ivan Duque menyampaikan penghormatan kepada para korban melalui kicauan di Twitter. "Solidaritas saya bersama dengan keluarga," tulis dia.

Direktur layanan darurat Defensa Sipil, Kolonel Jorge Martinez, mengatakan kegagalan mesin diduga menyebabkan terjadinya kecelakaan.

"Pada saat terbang di atas kota San Martin, satu mesin mati dan pilot mencoba mendarat, tapi kehilangan kendali," katanya. (red)



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+