DPRD Pekanbaru Berharap Ada Solusi Cepat untuk Warga Koto Aman

Selasa, 12 Maret 2019 - 22:19:48 WIB Cetak

Anggota DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri

BETUAH.COM, PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru berharap ada solusi cepat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bagi warga Kota Aman, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, yang sejak delapan hari terakhir menginap di bawah fly over atau jembatan layang Jalan Jenderal Sudirman-Tuanku Tambusai.

Menurut Anggota DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, solusi cepat sangat diperlukan untuk memastikan situasi di Kota Pekanbaru tetap aman, nyaman dan terjaga selama ratusan warga Kampar tersebut bertahan di Kota Pekanbaru guna menyampaikan aspirasi ke pemprov dan DPRD Riau.

"Kita tidak melarang mereka menyampaikan aspirasi, namun tentunya harus berdasarkan prosedur dan undang-undang berlaku," ujarnya, Selasa (12/3/2019).

Jika kondisi tersebut berlangsung lama, terang politisi Demokrat ini, tidak hanya dikhawatirkan adanya gangguan keamanan. Tapi juga pendidikan bagi anak-anak warga Suku Sakai itu akan terlantar. 

"Kalau dibiarkan, tentu kasian. Pendidikan anak-anak mereka akan terganggu, pekerjaan mereka juga terbengkalai. Jadi harapan kita, segeralah melakukan koordinasi dan memberikan kepastian," tutupnya.

Aksi demo yang dilakukan ratusan warga Desa Koto Aman itu bertujuan meminta pemerintah pusat maupun provinsi menyelesaikan konflik lahan antara warga dan PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL).

Dari keterangan warga, terdapat sekitar 1.500 hektar lahan milik warga setempat yang dikuasai oleh perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut. (ocu)



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+