Ini 6 Instruksi Khusus Walikota Pekanbaru untuk Guru

Ahad, 07 April 2019 - 13:18:08 WIB Cetak

Walikota Pekanbaru Firdaus

BETUAH.COM, PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus, mengeluarkan enam instruksi khusus guna mengoptimalisasi pelaksanaan tugas guru dan pengawas sekolah dalam proses belajar mengajar di sekolah serta menghadapi ujian nasional SMP dan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) tingkat SD tahun 2019.

Instruksi khusus Nomor 8 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tugas Guru dan Pengawas Sekolah Dalam Proses Belajar Mengajar di Sekolah tertanggal 5 April 2019 itu ditujukan kepada Dinas Pendidikan, seluruh pengawas TK, SD dan SMP, Kepala TK, SD dan SMP serta seluruh tenaga pendidik/guru se-Kota Pekanbaru.

Keenam instruksi khusus walikota itu di antaranya;

Pertama, melakukan persiapan secara optimal serta fokus dalam rangka menghadapi ujian nasional tingkat SMP dan USBN SD tahun 2019.

Kedua, melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. 

Ketiga, tidak terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal-hal yang merusak marwah dan kewibawaan tenaga pendidik dan dunia pendidikan secara umum.

Keempat, tidak melakukan segala bentuk kegiatan yang akan dapat mengganggu proses belajar mengajar dan menghalangi terlaksananya ujian nasional dengan baik.

Kelima, kepada pihak-pihak yang mengganggu proses belajar mengajar dan menghalangi ujian nasional serta melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, bagi ASN dan guru serta pengawas harus mentaati Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, UU Nomor 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Keenam, instruksi ini agar dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab dan melaporkan hasil pelaksanaannya.

Tembusan enam instruksi Walikota Pekanbaru itu disampaikan ke Gubernur Riau, Ketua DPRD Provinsi, Kepala Kepolisian Daerah, Komandan Korem 031/Wirabima, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Kepala Kepolisian Resort Pekanbaru, Komandan Kodim 03/01 Pekanbaru, Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Ketua Dewan Pendidikan Kota Pekanbaru dan Ketua PGRI Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru Firdaus, Minggu (7/4/2019) mengatakan, instruksi khusus tersebut menitik beratkan pada akselerasi pendidikan di Kota Pekanbaru.

"Di mata dunia, pendidikan di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lainnya. Tidak hanya negara maju, tapi juga negara berkembang yang pada dasarnya dibawah kita. Makanya, instruksi ini saya keluarkan hanya untuk meningkatkan akselerasi pendidikan Indonesia, dan itu dimulai dari Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Menurut walikota, meski sudah memiliki program literasi, namun Indonesia masih tercatat sebagai negara yang memiliki minat baca rendah. Hal tersebut tertuang dalam survey Most Littered Nation In the World yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity. Tidak hanya itu, Indonesia juga berada diperingkat 54 di Dunia. 

"Untuk itu diharapkan dengan instruksi ini, semua SDM yang berhubungan dengan pendidikan di Pekanbaru dapat melaksanakannya," pinta dia. (abd)



Baca Juga Topik #pendidikan+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+