Enggan Komentari Pilpres, Gubernur Riau Malah Minta Wartawan Sekolah

Jumat, 26 April 2019 - 22:10:14 WIB Cetak

Gubernur Riau Syamsuar/net

BETUAH.COM, PEKANBARU - Pernyataan Gubernur Riau Syamsuar, sangat membingungkan awak media saat dirinya dimintai tanggapan sekaligus memberi himbauan kepada masyarakat agar sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban jelang adanya putusan KPU terkait hasil Pilpres 17 April 2019 lalu.

Dengan nada tak bersahabat, mantan Bupati Siak ini berkata "Minta maaf lah, apa pulak aku (kenapa pula saya). Ndak-ndak lah awak ni (tidak-tidak saja kamu ini)," ujarnya dengan logat Melayu kepada wartawan usai menghadiri ekpose pengungkapan kasus narkoba di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau di Jalan Pepaya, Pekanbaru, Jumat (26/4/2019).

Tidak jelas apa yang dimaksud dari ucapannya itu dan sambil berjalan menuju ke arah mobil dinasnya, Syamsuar tetap enggan memberikan komentar dengan alasan hal itu bukan kewenangan dirinya sebagai kepala daerah.

"Apo lagi imbauan (apa lagi himbauan). Apo lagi (apa lagi). Apo tu (apa itu). Ah tidak-tidak aje (saja). Klaim itu tanya pada orang partai lah, jangan ke saya," ketus dia.

Tidak hanya itu, saat ingin meninggalkan awak media yang berada di halaman kantor BNN Riau, Syamsuar sempat melontarkan kata-kata yang membuat awak media kaget.

Dengan posisi mobil berjalan lambat, dan posisi kaca mobil terbuka, Syamsuar meminta kepada awak media untuk melajutkan sekolah terlebih dahulu.

"Eh, Awak (kamu) sarjana lah, sekolah kalian sikit (sekolah kalian dulu)," ucapnya seperti dilansir Tribunpekanbaru.

Untuk diketahui, Syamsuar beserta 11 bupati dan walikota di Riau sebelumnya menyatakan dukungan kepada calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, dari hasil penghitungan suara sementara, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi menang telak di wilayah Riau. (red)



Baca Juga Topik #politik+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+