Ceko tak Ikuti Amerika Pindahkan Kedutaan Besar ke Yerusalem

Selasa, 28 Mei 2019 - 01:11:46 WIB Cetak

Masjid Al Aqsa di Yerusalem yang kini di bawah pendudukan Israel. (REUTERS)

BETUAH.COM, RAMALLAH - Pemerintah Ceko memastikan tak bakal mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) dan Guatemala untuk memindahkan Kedutaan Besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Perdana Menteri Ceko Andrej Babis dalam sebuah pernyataan mengatakan, pemindahan kedutaan besar ke Yerusalem yang merupakan tanah Palestina itu bertentangan dengan sikap Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pernyataan Babis itu sekaligus membantah keterangan Presiden Ceko Milos Zeman yang mengaku akan ikut memindahkan kedutaan besar mereka ke Yerusalem. Hal itu disampaikan Milos ketika berbicara di depan Parlemen Israel pada tahun lalu.

Penegasan yang disampaikan Perdana Menteri Ceko Andrej Babis tersebut mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Palestina.

"Ceko telah menunjukan komitmen mereka terhadap resolusi internasional dan hukum internasional," kata Kementerian Luar Negeri Palestina dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (27/5/2019).

Sementara itu, Israel sendiri terus berupaya meyakinkan dunia internasional agar mengikuti langkah Amerika memindahkan kedutaan besar ke tanah Palestina yang mereka duduki secara ilegal.

Hingga kini, Yerusalem sendiri tetap menjadi jantung dari konflik Timur Tengah, dengan warga Palestina yang berharap Yerusalem Timur, yang diduduki oleh Israel sejak 1967, pada akhirnya akan berfungsi sebagai Ibu Kota negara Palestina yang merdeka. (red)



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+
Internasional

Erdogan akan Temui Putin Bahas Situasi Suriah

Rabu, 26 Desember 2018