Terus Meroket, Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Kamis, 06 Juni 2019 - 15:12:40 WIB Cetak

Cabai merah

BETUAH.COM, KAMPAR - Sehari pasca Idul Fitri 1440 H/2019 M, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Kampar, Riau, terus meroket. Di Pasar Rumbio, cabai merah sudah menembus angka Rp100 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai sendiri sudah terjadi sejak sepakan jelang Idul Fitri 1440 H.

"Hari biasa harganya masih di kisaran Rp35-40 ribu per kilo. Namun seminggu mau lebaran kemarin mulai naik menjadi Rp80 ribu dan hari ini naik lagi menjadi Rp100 ribu per kilo," ungkap Fitri, salah seorang warga Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Kamis (6/6/2019).

Kenaikan harga yang sudah tidak wajar mulai dikeluhkan masyarakat. Menurut Lina, warga Rumbio lainnya, kenaikan harga cabai tersebut sudah sangat membenani.

"Kalau naiknya seribu atau sampai 5 ribu per kilo masih wajarlah karena memang kenaikan harga barang terus terjadi di hari besar keagamaan. Tapi ini kenaikannya mencapai 100 persen lebih dari harga normal, dari 40 menjadi Rp100 ribu per kilo," keluh dia.

Disampaikannya, cabai merah yang dijual pedagang di angka Rp100 ribu per kilo itu kualitasnya tidak bagus. Namun demikian, cabai yang dijual pedagang tetap habis karena memang dibutuhkan.

"Sudahlah mahal, cabainya tak bagus pula, banyak yang patah-patah. Rata-rata seperti itu semua," ucapnya.

Agar harga cabai kembali normal, warga berharap pemerintah melakukan operasi pasar. "Kalau tidak, ya tentu harganya semakin naik. Sekarang saja sudah hampir sama harga satu karung beras dengan cabai satu kilo," ujarnya. (ocu)



Baca Juga Topik #Ekonomi+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+