Video Seks Gay Diduga Menteri Urusan Ekonomi Hebohkan Malaysia

Sabtu, 15 Juni 2019 - 22:20:31 WIB Cetak

Foto ilustrasi/net

BETUAH.COM, KUALA LUMPUR - Video seks gay dengan salah satu pemerannya diduga Menteri Urusan Ekonomi Malaysia Azmin Ali, hebohkan publik di Negeri Jiran tersebut.

Dalam video yang dibuat di Hotel Four Points di kota Sandakan antara 10 dan 11 Mei 2019 itu, salah seorang pemeran lainnya diketahui bernama Haziq Aziz, staf senior untuk Wakil Menteri Industri Primer dan Komoditas Shamsul Iskandar Mohd Akin.

Namun, Azmin Ali membantah sebagai pemeran dalam video seks gay itu sekaligus menepis seruan sejumlah pihak agar dia mundur dari jabatannya. Bahkan, Azmin tak bersedia cuti selama proses penyidikan dilakukan polisi.

Dia mengatakan akan terus menjalankan tugasnya sebagai menteri dan pemimpin Pakatan Harapan.

"Kita harus terus memberikan mandat kepada rakyat yang begitu besar (dan) belum pernah terjadi sebelumnya selama 60 tahun. Mereka menginginkan perubahan ini, dan mereka melakukannya dalam pemilihan terakhir," ujarnya.

"Saya di sini untuk mendukung Perdana Menteri, dan kami akan terus bergerak maju untuk bekerja bagi rakyat," ulas Azmin kepada wartawan setelah open house Hari Raya Idul Fitri di Bukit Antarabangsa, seperti dilansir dari The Straits Times, Sabtu (15/6/2019).

Azmin sekali lagi menolak skandal itu dan menyebutnya sebagai "politik comberan", dengan mengatakan akan menyerahkannya kepada pihak berwenang untuk menyelidiki dan mendesak agar tidak ada intervensi.

"Bagi saya, sejak hari pertama, itu adalah politik comberan, dan saya telah membuat pernyataan saya dengan jelas bahwa saya tidak akan memaafkan ini," tegasnya.

"Tapi karena laporan itu ada, biarkan pihak berwenang melanjutkan penyelidikan dan tidak ada yang harus campur tangan dalam proses," sambung Azmin.

Sebelumnya, Haziq Aziz sendiri mengakui kebenaran video itu. "Saya, Haziq Aziz, membuat pernyataan bersumpah bahwa saya adalah individu dengan (menteri) dalam video yang menjadi viral kemarin," katanya seperti dikutip The Star, Rabu (12/6/2019).

"Video itu diambil tanpa seizin saya pada 11 Mei saat pemilu sela Sandakan di kamarnya di Hotel Four Points," sebut dia dalam sebuah video di halaman Facebook. (red)



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+