PTPN V Kembalikan 2.800 Hektar Lahan ke Warga Senama Nenek

Sabtu, 06 Juli 2019 - 15:56:53 WIB Cetak

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menandatangani berita acara pengembalian 2.800 hektar lahan di kantor PTPN V di Pekanbaru, Jumat (5/7/2019). (Foto Humas Kampar)

BETUAH.COM, KAMPAR - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V akhirnya bersedia mengembalikan lahan seluas 2.800 hektar kepada warga di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Penyerahan ribuan hektar lahan itu berlangsung di Kantor Pusat PTPN V di Kota Pekanbaru, Jumat (5/7/2019). Berita acara pengembalian lahan tersebut turut ditandatangani oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.

Pengembalian lahan itu disaksikan langsung oleh Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santoso, Kanwil BPN Provinsi Riau Lukman Hakim, Kakan BPN Kabupaten Kampar Abdul Azis, perwakilan warga Senama Nenek H Alwi dan pihak terkait lainnya.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto mengatakan, penandatanganan berita acara itu merupakan dasar oleh BPN untuk mengeluarkan sertifikat tanah dan kemudian sertifikat tersebut akan diserahkan kepada pemerintah.

"Kemudian dari pemerintah yang dalam hal ini direncanakan Presiden RI akan menyerahkan secara langsung sertifikat tersebut kepada 1.400 KK masyarakat Senama Nenek," ungkapnya.

Catur, mengapresiasi PTPN V dan Kanwil BPN Riau yang telah merespon cepat pengembalian 2.800 hektar lahan itu kepada warga sesuai perintah Pemerintah Pusat.

"Alhamdulillah, semua persoalan sudah selesai dengan telah kita tandatangani bersama berita acara penyerahan lahan seluas 2.800 hektar ini. Kita berharap tidak ada yang merasa dirugikan karena PTPN V adalah milik pemerintah dan semuanya juga akan kita berikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Senama Nenek H Alwi menyatakan jika warga sudah lega dengan telah ditandatanganinya berita acara penyerahan lahan 2800 hektar tersebut.

"Walaupun sertifikatnya belum diserahkan, kami sangat berterima kasih kepada Bupati Kampar yang telah membantu penyelesaian persoalan ini, begitu juga kepada pihak PTPN V, kita semua bersaudara, kalau dulu pernah ada konflik, kita harapkan ke depat tidak adalagi," ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santoso mengatakan bahwa pengembalian 2.800 hektar lahan itu sebagai bentuk konsisten pihak perusahaan terharap perintah Pemerintah Pusat.

"Kami yakin dengan Peraturan Presiden tentang TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) ini, kepemilikan lahan akan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya," kata dia.

"Ke depan, kami berharap kerjasama yang baik dengan masyarakat karena kami selaku bapak angkat, kami akan lakukan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat. Insyaallah kami akan amanah dalam menjaga kepercayaan masyarakat semua," tegas dia menambahkan. (red)



Baca Juga Topik #Kampar+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+