Ditolak Berhubungan Badan, Anton Golok Istri di Depan Anak Kandung

Selasa, 09 Juli 2019 - 01:31:14 WIB Cetak

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto saat konferensi pers kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku Anton (baju tahanan), di Mapolsek Tanjung Priok, Senin (8/7/2019). (ANTARA/Fianda Rassat).

BETUAH.COM, JAKARTA - Anton (36), tega menganiaya istrinya berinisial F (33) menggunakan golok lantaran sang istri menolak saat diajak berhubungan badan. Parahnya lagi, perbuatan itu dilakukan pelaku di depan anak kandungnya yang berusia 14 tahun.

Sang anak yang tak tahan melihat ibunya dianiaya langsung berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakannya pun berlarian ke lokasi dan berhasil melumpuhkan pelaku. 

Korban sendiri mengalami luka cukup parah di bagian leher dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara. Korban dilaporkan selamat dan kini kondisinya sudah mulai membaik.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tanjung Priok Kompol Supriyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi di kontrakan petak di Jalan Ancol Selatan No.46, RT 01/RW 07, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019) kemarin sekitar pukul 05.00 WIB.

Lokasi kejadian merupakan daerah ramai penduduk sehingga teriakan minta tolong dari sang anak mendapat respon cepat dari warga. Ditambah lagi,  di waktu bersamaan anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok yang melakukan patroli tengah melintas di kawasan itu.

Bersama warga, anggota Unit Reserse Kriminal langsung mendobrak pintu kontrakan tersebut.

"Saat itu, pelaku masih memegang goloknya yang diarahkan kepada korban, sehingga anggota bersama warga langsung mengamankan pelaku ke Polsek Tanjung Priok," ungkap Kompol Supriyanto, Senin (8/7/2019).

"Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Kondisi (korban) sudah mulai membaik dan sudah bisa berbicara," ulasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku, terang Kompol Supriyanto, pelaku sebelumnya diketahui tidak pernah melakukan kekerasan terhadap istri maupun terhadap anaknya.

Namun demikian, atas perbuatannya, pelaku tetap dijerat dengan Pasal 44 UU No.23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Pelaku sendiri telah ditahan di sel tahanan Mapolsek Tanjung Priok. (red)



Baca Juga Topik #hukrim+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+