Dituduh Dalang Pemukulan Pekerja, Pengadilan Perancis Sidang Putri Raja Salman

Rabu, 10 Juli 2019 - 01:11:20 WIB Cetak

Putri Kerajaan Arab Saudi Hassa binti Salman. (Foto internet)

BETUAH.COM, PARIS - Pengadilan di Perancis dilaporkan mulai menyidang Putri Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz, Hassa binti Salman yang telah didakwa sebagai dalang pemukulan terhadap salah seorang pekerja pada September 2016 lalu.

Kakak dari Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman itu dituduh memerintahkan penjaganya memukuli seorang pekerja yang mengambil foto di apartemen super mewah milik Putri Hassa di Paris.

Namun diwartakan AFP, Selasa (9/7/2019), Putri Hassa membantah tuduhan itu dan menyatakan dia menduga si pekerja merencanakan untuk menjual foto kediamannya di kawasan elite Avenue Foch tersebut.

Sementara pekerja yang tak disebutkan identitasnya itu, mengaku dirinya diikat dan disuruh mencium kaki sang putri. Setelah itu dia disiksa dan perlatannya disita.

"Bunuh dia. Si anjing itu. Dia tidak pantas untuk hidup," teriakan Putri Hassa seperti diceritakan si pekerja saat diwawancarai media Perancis Le Point.

Kemudian si pengawal yang juga tidak diberitakan identitasnya itu mengajukan kasus terpisah atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan pekerja tersebut.

Oleh Paris, Putri Hassa dijerat dalam tuduhan kekerasan bersenjata, keterlibatan dalam menahan seseorang di luar kehendak mereka, serta kasus pencurian.

Sementara penjaganya dijerat kekerasan bersenjata, pencurian, memberikan ancaman mati, serta terlibat dalam menahan seseorang di luar kehendak mereka.

Atas dakwaan itu, kuasa hukum Putri Hassa, Yassine Bouzrou, berharap hakim bisa melihat banyaknya kontradiksi dan menyebut si pekerja berbohong.

Putri yang dikenal di Saudi karena pekerjaan amalnya itu menjadi subyek perintah penangkapan yang dikeluarkan otoritas Perancis pada Maret 2018 lalu. (red)



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+