Rabu Dinihari Ada Gerhana Bulan, Kemenag Ajak Umat Islam Shalat Khusuf

Senin, 15 Juli 2019 - 12:55:23 WIB Cetak

Ilustrasi gerhana bulan/net

BETUAH.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengajak umat Islam untuk melaksanakan Shalat Khusuf saat gerhana bulan yang diprediksi terjadi pada Rabu (17/7/2019) dini hari mendatang.

Gerhana bulan nanti bisa diamati masyarakat di kawasan Indonesia bagian barat dan tengah dengan puncak gerhana diperkirakan terjadi pukul 04.30 WIB.

Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag RI Muhammadiyah Amin mengatakan, himbaun melaksanakan Shalat Khusuf atau shalat gerhana itu sudah disampaikan pihaknya ke seluruh Kemenag kabupaten/kota di Indonesia.

"Pelaksanaan shalat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi di daerah masing-masing," ujarnya, Senin (15/7/2019).

Selain Shalat Khusuf, kata Amin, Kemenag RI juga mengimbau umat Islam memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan amalan lainnya.

"Serta mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa," ucapnya. (red)

Dikutip dari Detik.com, berikut tata cara pelaksaan Shalat Khusuf;

a. Berniat di dalam hati;
b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa;
c. Membaca do'a iftitah dan berta'awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: "Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana."(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901);
d. Kemudian ruku' sambil memanjangkannya;
e. Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal) sambil mengucapkan "Sami'allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd";
f. Setelah i'tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;
g. Kemudian ruku' kembali (ruku' kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku' sebelumnya;
h. Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal);
i. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku', lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;
j. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka'at kedua sebagaimana raka'at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;
k. Salam.
L. Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo'a, beristighfar, bersedekah. 



Baca Juga Topik #Unik+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+