Kualitas Udara di Pekanbaru Berbahaya Bagi Kesehatan

Senin, 23 September 2019 - 17:39:59 WIB Cetak

ISPU Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru

BETUAH.COM, PEKANBARU - Kualitas udara akibat diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Senin (23/9/2019) sore berada pada level berbahaya bagi kesehatan.

Hal itu sesuai tampilan kualitas udara pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan kantor Walikota Pekanbaru yang menunjukkan konsentrasi partikulat (PM 10) atau partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron, berada di angka 374 ugram/m3.

Padahal, Senin sore sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru sudah mulai diguyur hujan dengan intensitas ringan dan sedang. Namun kualitas udara masih tetap memburuk dan berbahaya bagi kesehatan.

Memburuknya kualitas udara akibat diselimuti kabut asap ini, Pemerintah Provinsi Riau pada Senin (23/9/2019) pagi telah menetapkan status Darurat Pencemaran Udara terhitung 23 hingga 30 September mendatang.

"Mulai hari ini kita menetapkan keadaan darurat pencemaran udara di Provinsi Riau," kata Gubernur Riau Syamsuar didampingi Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dalam konferensi pers di media center Karhutla Riau Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.

Penetapan status serupa juga diikuti Pemerintah Kota Pekanbaru. Walikota Pekanbaru Firdaus melalui Kepala Bagian Humas Mas Irba Sulaiman mengatakan, penetapan status itu PP Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

"Dengan penetapan Darurat Pencemaran Udara oleh Pemerintah Provinsi Riau, otomatis pemerintah kota mengikuti kebijakan tersebut," ucapnya.

Bersamaan penetapan Darurat Pencemaran Udara, pemerintah kota kembali memperpanjang libur sekolah tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat hingga 30 September 2019.

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal menyebut, perpanjangan libur akan dicabut bersamaan pencabutan status Darurat Pencemaran Udara. "Libur sekolah ini berlaku sampai darurat kabut asap dicabut," tegas dia. (abd) 



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+