Kasus Karhutla, Bareskrim Polri Jadwalkan Pemanggilan Bupati Pelalawan

Senin, 30 September 2019 - 15:15:47 WIB Cetak

Personel Polres Pelalawan saat melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Gondai Kecamatan Langgam. (Dok Polres Pelalawan)

BETUAH.COM, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan memanggil Bupati Pelalawan HM Harris untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Sebagai tindak lanjut dari penegakan hukum ini kami juga akan memanggil Bupati Pelalawan untuk didengar keterangannya sebagai saksi," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019).

Disebutkan Fadil, pemanggilan HM Harris tersebut telah dijadwalkan pada 3 Oktober mendatang. Dalam kasus ini, polisi ingin menggali informasi mengenai penanganan karhutla oleh pemkab setempat.

"Kami ingin mengetahui seberapa besar usaha yang sudah dilakukan terhadap kewenangan mengeluarkan IUP dan kewajiban-kewajiban sesuai perundangan-undangan untuk mengawasi kelengkapan-kelengkapan sarana prasarana kebakaran tersebut," ujar Fadil.

"Akan kita panggilan rencana tanggal 3 Oktober untuk bersedia hadir di sini," ulasnya seperti dikutip dari Detik.com.

Disampaikan Fadil, pemanggilan terhadap HM Harris lantaran di daerah itu terdapat banyak titik api dan lahan yang terbakar cukup luas. Polisi juga membuka peluang memanggil kepala daerah lain jika keterangannya dibutuhkan.

"Hot spotnya banyak di situ (Pelalawan), lahan yang terbakar banyak. Kita ketahui Pak Presiden 2 kali ke Pelalawan," ucapnya.

Berdasarkan data terbaru Polri terkait karhutla, luas area yang terbakar kini mencapai 7.264 hektare. Sebanyak 325 orang ditetapkan sebagai tersangka dan 11 tersangka korporasi. (red) 



Baca Juga Topik #hukrim+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+