Bambang Soesatyo Ketua MPR Terpilih Periode 2019-2024

Kamis, 03 Oktober 2019 - 22:26:07 WIB Cetak

Bambang Soesatyo usai terpilih sebagai Ketua MPR periode 2019-2024. (Antara/Foto)

BETUAH.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2014-2019 Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024.

Sementara untuk Wakil Ketua MPR diisi politikus PDI-P Ahmad Basarah, Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (Nasdem), Jazilul Fawaid (PKB), Syarief Hasan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Arsul Sani (PPP) dan Fadel Muhammad dari Kelompok DPD.

Bamsoet yang merupakan politikus Golkar dan sembilan Wakil Ketua MPR periode 2019-2024 terpilih langsung dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Mahkamah Agung RI Hatta Ali pada rapat paripurna di gedung DPR/MPR/DPD di Jakarta, Kamis (3/9/2019) malam.

"Sebelum memangku jabatan sebagai Ketua dan Wakil Ketua MPR, saudara-saudara wajib bersumpah menurut agama Islam. Apakah saudara-saudara bersedia disumpah menurut agama Islam?" ujar Hatta kepada kesepuluh pimpinan MPR.

Mendengar pertanyaan itu, kesepuluh pimpinan MPR itu menyatakan kesediannya. "Bersedia," ujar mereka serempak.

Setelah itu, Hatta pun memandu sumpah secara perlahan-lahan agar bisa diikuti seluruh pimpinan MPR.

"Demi Allah saya bersumpah. Bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai Ketua/wakil Majelis Pemusyawaratan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Bahwa saya akan memegang teguh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945 serta peraturan perundang-undangan. Bahwa saya akan menegakkan kehidupan demokrasi dan berbakti pada bangsa dan negara. Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap mereka bersama-sama.

Sebelum dilantik, hujan interupsi turut mengiringi dinamika pemilihan Bamsoet sebagai Ketua MPR. Sidang paripurna yang awalnya dibuka sekitar pukul 19.40 WIB, harus diskors selama satu jam untuk melakukan lobi-lobi terakhir.

Setelah skors dicabut, Fraksi Gerindra mengubah arah dukungannya dari mengusung Muzani menjadi berbalik mendukung Bambang Soesatyo. Keputusan itu diambil usai Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjalin komunikasi dengan Ketum Megawati Soekarnoputri. (red)



Baca Juga Topik #politik+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+