Potong Kambing, Warga Lampung Utara Syukuran Bupatinya Diciduk KPK

Senin, 07 Oktober 2019 - 22:39:20 WIB Cetak

KPK memperlihatkan barang bukti yang diamankan dalam OTT Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, pada konferensi pers Senin (7/10/2019).

BETUAH.COM, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah warga mengaku gembira dengan terjaringnya Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ahad (6/10/2019) malam. 

Warga merasa gembira lantaran sudah lama kecewa dengan kepemimpinan Agung. Rasa senang itu diluapkan warga dengan menyoraki mobil yang membawa Agung menuju ke gedung KPK di Jakarta.

"Agung getah basah (pelit).. Agung getah basah (pelit)....," teriak warga dalam mobil berkeliling kota.

Tak hanya itu, pada Senin (7/10/2019), sejumlah warga di Kotabumi juga menggelar syukuran dengan memotong tiga kambing dan seekor kerbau. Kambing yang telah dikuliti dagingnya di tempel di sebuah mobil warga, lalu diarak keliling kabupaten tanda kegembiraan warga atas penangkapan Agung oleh KPK.

Menurut Iwan, warga Kotabumi, Lampung Utara, selama kepemimpinan Agung, ia dinilai tak mampu mengayomi warganya. Sehingga, ketika dia ditangkap KPK, warga mengaku tak peduli.

"Justru warga bergembira," ujar Iwan seperti dikutip dari Republika.

Warga saat memotong kambing sebagai bentuk syukuran atas ditangkapnya Bupati Lampung Utara Agung oleh KPK. (Foto Kompas)

Iwan mengatakan, kepemimpinan Agung selama menjadi bupati dinilai tidak merakyat. Rakyat yang berada di kabupaten merasa tidak ada perhatian dari bupati atas kepentingan rakyat.

Tak hanya rakyat, seorang kontraktor di Bandar Lampung juga menilai kepemimpinan Agung selama menjabat bupati berbeda dengan pemimpin sebelumnya. Bahkan, kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, menyesali tindakan bupati yang tidak memperhatinkan kepentingan rakyat.

Agung Ilmu Mangkungara menjabat bupati lima tahun terakhir. Ia  pun terpilih lagi untuk masa jabatan kedua. Dia ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di rumah dinas bupati setempat, Ahad (6/10/2019) malam.

OTT tersebut terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Utara. Dalam operasi itu, KPK juga menyita uang sebanyak Rp 600 juta yang hendak diserahkan kepada Agung.

Selain itu, KPK juga menyegel ruang kerja Bupati dan sebuah mobil Mitsubishi Pajero warna putih bernomor polisi BE 1262 BD. (red)



Baca Juga Topik #hukrim+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+