Tari Zapin Siak Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:29:04 WIB Cetak

Sikembar Muhammad Ridho dan Muhammad Rizki saat menampilkan Tari Zapin Siak pada malam Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Tak Benda di Istora Senayan Jakarta, Selasa (8/10/2019) malam.

BETUAH.COM, JAKARTA - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menetapkan Tari Zapin yang merupakan tradisi di Kabupaten Siak sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb).

Pengesahan dan penyerahan lembar WBTb itu diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Gubernur Riau Syamsuar didampingi Bupati Siak Alfedri, pada malam Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Tak Benda di Istora Senayan Jakarta, Selasa (8/10/2019) malam.

Bupati Siak Alfedri menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Kemendikbud melalui Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan yang telah menetapkan Tari Zapi Siak sebagai WBTb.

Dikatakan Alfedri, penetapan Tari Zapin Siak sebagai WBTb merupakan kado terindah untuk Kabupaten Siak yang akan berulang tahun pada 12 Oktober mendatang. 

"Untuk itu, tahniah dan ucapan terima kasih kita sampaikan kepada seluruh penggiat Tari Zapin di Kabupaten Siak yang selama ini turut mengembangkan dan melestarikan Tari Zapin, hingga akhirnya ditetapkan oleh pemerintah sebagai Warisan Budaya Tak Benda," ucapnya.

"Semoga seni tradisi ini dapat terus lestari di tengah masyarakat, khususnya generasi muda," harapnya menambahkan.

Pada malam apresiasi tersebut, Tari Zapin Tradisi Siak turut ditampilkan bersama puluhan seni budaya tradisi lainnya dari berbagai Provinsi di Indonesia. 

Muhammad Ridho dan Muhammad Rizki, sikembar asal Kabupaten Siak menjadi yang paling beruntung pada malam apresiasi itu, karena terpilih sebagai Penari Zapin di depan para menteri dan kepada daerah, serta ratusan pencinta dan penggiat seni yang hadir di Gedung Istora Senayan tersebut.
 
"Saya merasa bangga dan haru, karena bisa tampil di panggung terhormat ini membawakan Tari Zapin Tradisi Siak. Semoga dengan ditetapkannnya Tari Zapin sebagai Warisan Budaya Tak Bennda, seni budaya kita semakin dikenal orang dari daerah lain dan bisa go nasional," kata Rizki, pelajar SMK 1 Pariwisata Siak itu.

Malam itu, Ridho dan Rizki tampil berpasangan, dengan menarikan tari Zapin dengan judul lagu pengiring “Imam berempat”, dengan durasi sekitar 10 menit, dan diiringi 5 pemusik dari Sanggar Balairung Sri yang didatangkan dari Siak Sri Indrapura. (rls)



Baca Juga Topik #Siak+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+