Tak Ditera, Disperindag Pekanbaru Bakal Sita Timbangan Pedagang

Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:10:29 WIB Cetak

Kepala Disperindag Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut

BETUAH.COM, PEKANBARU - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menyatakan, pedagang wajib melakukan tera ulang terhadap alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapan (UTTP) satu kali dalam setahun.

"Jika tidak, timbangan milik pedagang dapat disita oleh petugas," kata Kepala Disperindag Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (18/10/2019).

Disampaikan Ingot, kewajiban melakukan tera ulang timbangan itu sesuai Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, Alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya.

"Yang mana, bagi pedagang yang ada di setiap pasar, baik yang dikelola oleh pemerintah ataupun swasta wajib melakukan tera ulang alat ukur," ungkap dia.

Dalam tera ulang, terang Ingot, pedagang akan dikenakan retribusi sebesar Rp10 hingga Rp15 ribu untuk timbangan dengan ukuran 1 kilo.

"Dulu (biaya) tera ini dianggarkan dan gratis, sekarang tidak lagi. Untuk timbangan biasa, 1 kilo, itu kalau tidak salah Rp10 hingga Rp15 ribu. Ada juga yang direkomendasikan oleh Direktorat Meterologi, timbangan hijau biasanya," ujar dia.

Lebih jauh disampaikan Ingot, pihaknya rutin turun ke pasar-pasar khususnya pasar yang dikelola pemerintah guna melakukan tera ulang terhadap alat ukur pedagang.

"Petugas di pasar melakukan pengawasan tiap hari. Timbangan yang tidak ditera akan disita. Pedagang sebagai pemilik, wajib menerakan itu (timbangan)," tutup mantan Kepala Bagian Humas Setdako Pekanbaru ini. (abd)



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+