Militer Suriah dan Turki Terlibat Pertempuran Sengit di Assadiya

Rabu, 30 Oktober 2019 - 01:16:57 WIB Cetak

Militer Suriah dan Turki terlibat pertempuran sengit di Assadiya. (Foto/ilustrasi/Istimewa)

BETUAH.COM, DAMASKUS - Militer Suriah yang didukung Pasukan Kurdi, terlibat pertempuran sengit dengan tentara Turki di dekat desa Assadiya, selatan kota perbatasan Ras al-Ain, Suriah, Selasa (29/10/2019).

Jual beli tembakan artileri dan senapan mesin yang pecah untuk pertama kali sejak tentara Turki melancarkan operasi militer di timur laut Suriah tiga minggu lalu itu mengakibat sejumlah tentara dari pihak Suriah terluka.

"Pertempuran sengit meletus untuk pertama kalinya antara tentara Suriah dan Turki. Setidaknya enam tentara Suriah terluka dalam pertempuran itu," kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang merupakan kelompok pemantau konflik di Suriah seperti dikutip dari Telegraph.

Menghindari perang yang semakin besar, Turki melakukan komunikasi dengan Rusia, sekutu Suriah. Komunikasi itu menghasilkan kesepakatan gencatan senjata dan meminta pasukan Kurdi menarik diri dari seluruh wilayah perbatasan.

Yang mana, pasukan Kurdi yang sebelumnya didukung Amerika Serikat (AS), memilih bergabung dengan pasukan Pemerintah Suriah pasca Pentagon menarik pasukannya dari daerah perbatasan.

Kemudian pasukan Suriah akan ditempatkan di sebagian besar zona perbatasan. Akan tetapi, jalur sepanjang 10 kilometer akan secara bersama-sama dipatroli oleh pasukan Rusia dan Turki, mulai Selasa (29/10/2019).

Militer Turki dan proksi Suriahnya mulai menyerang pasukan Kurdi di Suriah timur laut sejak 9 Oktober 2019 lalu dengan tujuan menciptakan zona penyangga sedalam sekitar 30 kilometer.

Mendapat serangan, pasukan Kurdi sepakat untuk mundur dari segmen perbatasan sepanjang 440 kilometer sejauh 120 kilometer, meskipun dilaporkan bentrokan masih tetap terjadi sejak itu. (red)



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+
Internasional

Menakjubkan, Ada Kawah Es di Planet Mars

Sabtu, 22 Desember 2018
Internasional

Guru di AS Dipenjara 30 Hari Karena Gigit Pantat Siswinya

Selasa, 18 Desember 2018
Internasional

Erdogan akan Temui Putin Bahas Situasi Suriah

Rabu, 26 Desember 2018