Bupati Siak Tanam Ubi Kayu Racun di Sungai Mungkal

Senin, 04 November 2019 - 20:56:05 WIB Cetak

Bupati Siak Alfedri saat menanam ubi kayu perdana di lahan pertanian di Dusun III Sungai Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Minggu (3/11/2019).

BETUAH.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri, melakukan penanaman perdana ubi kayu racun di lahan pertanian seluas 8 hektar di Dusun lll Sungai Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Minggu (3/11/2019).

Pada penanaman perdana secara simbolis itu, Bupati Alfedri tampak didampingi Kepala Dinas PUPR Irving Kahar dan Camat Sungai Apit Wahyudi.

Kehadiran Alfedri dan rombongan di dusun terpencil itu, mendapat sambutan hangat dari warga setempat. "Kehadiran kami di sini disambut ramai, terima kasih warga Sungai Mungkal," ucap Alfedri.

Didaulat memberikan sambutan sebelum melakukan penanaman secara simbolis, Alfedri menyebut meskipun Sungai Mungkal merupakan salah satu dusun yang sulit untuk diakses selain Kampung Teluk Lanus karena hanya bisa ditempuh melalui jalur laut, namun ia bangga dengan semangat warga yang ingin maju dan tidak ingin kalah dengan berbagai keterbatasan yang ada.

Alfedri juga menyatakan dukungan atas usaha sekelompok masyarakat petani di Sungai Mungkal dalam meningkatkan kesejahteraan melalui usaha budidaya komoditas ubi kayu racun tersebut.

"Saat ini pabrik pengolahan ubi kayu racun telah ada di Kecamatan Kandis. Karena itu saya berharap lewat usaha budidaya komoditas ubi kayu racun ini, dapat menambah penghasilan masyarakat tempatan di Sungai Mungkal ini," harapnya.

"Walaupun daerahnya sulit dijangkau, namun masyarakatnya memiliki semangat tinggi untuk maju," ulas dia.

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut, Alfedri tak lupa memberikan kabar gembira bagi warga setempat. Yang mana, Pemerintah Kabupaten Siak tahun ini membangun kelas jauh untuk SMP, setelah tahun lalu membangun Sekolah Dasar untuk masyarakat desa.

"Insyaallah tahun depan juga akan dibangun Polindes yang juga dibantu dari anggaran dana desa, agar dapat melayani masyarakat di bidang kesehatan," tutupnya. (rls)



Baca Juga Topik #Siak+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+