Dewan Wacanakan Bantu Gaji Guru MDTA Melalui CSR Perusahaan

Senin, 04 November 2019 - 22:47:16 WIB Cetak

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri

BETUAH.COM, PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, mewacanakan dana tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan juga diperuntukkan guna membantu gaji guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

Wacana itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, menyikapi adanya keluhan warga di RW 05, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai terkait pembayaran insetif/gaji guru MDTA setempat yang dinilai jauh dari upah layak.

"Dimana dijanjikan Rp600 ribu per bulan, rupanya dibayar Rp400 ribu per bulan. Dan tahun ini sudah mau berakhir, baru 3 bulan dibayar. Tahun lalu hanya 5 bulan yang dibayar, tentu kita berikan pemahaman kepada masyarakat terkait hal tersebut," ujar dia, Senin (4/11/2019).

Disampaikan Azwendi, pemerintah kota tak bisa berbuat banyak untuk kesejahteraan guru MDTA termasuk guru TK, PAUD, PDTA, RT/RW dan honor Masjid Paripurna lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki.

"Waktu saya di Komisi II berkaitan keuangan, bukan hanya di kita (pemerintah kota) saja (yang mengalami keterbatasan anggaran). Tapi memang ekonomi sedang sulit. Dana bagi hasil menurun, tiga tahun lalu APBD kita Rp3,6 triliun, sekarang Rp2,6 triliun, sementara biaya kita tetap, pendapatan jauh turun," ujarnya.

Untuk itu, terang politisi Partai Demokrat ini, eksekutif bersama legislatif harus bisa memanfaatkan CSR perusahaan mengingat Kota Pekanbaru sendiri telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang CSR yang bisa menjadi payung hukum bagi pihak perusahaan dalam menyalurkan dana CSR.

"Solusinya, kita akan coba manfaatkan program CSR perusahaan yang ada di Pekanbaru, karena kita sudah ada Perda CSR. Itu nanti kita coba komunikasikan (dengan pemerintah kota)," tutupnya. (abd)



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+