KPK Panggil Bupati Bengkalis, Saksi Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Kamis, 07 Februari 2019 - 11:37:52 WIB Cetak

Juru Bicara KPK Febri Diansyah/IDN Times/Santi Dewi

BETUAH.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan pemanggilan terhadap Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Benkalis tahun anggaran 2013-2015.

"Hari ini, penyidik memanggil Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai saksi untuk tersangka HOS," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Seperti dikutip dari Antara, dalam kasus dugaan korupsi itu, KPK pada 11 Agustus 2017 lalu telah menetapkan dua tersangka di antaranya Sekretaris Daerah Kota Dumai M Nasir (MNS) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar (HOS). 

Selain itu, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya untuk tersangka Hobby Siregar, yaitu tiga anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2009-2014 masing-masing Azmi, Firzal Fudhoil, dan Suhendri Asnan.

M Nasir yang saat itu menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis 2013-2015 dan Hobby Siregar diduga secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negata atau perekonomian negara dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau Tahun Anggaran 2013-2015.

Keduanya melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasal tersebut mengatur tentang orang yang melanggar hukum, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya jabatan atau kedudukan sehingga dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara dan memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. (red)



Baca Juga Topik #korupsi+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+