DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Penyertaan Modal Daerah

Selasa, 22 Januari 2019 Cetak

PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, terus menggesa pembahasan dan pengesahan rancangan peraturan daerah (renperda) yang diusulkan pemerintah kota. Pada Senin (21/1/2019), DPRD kembali mengesahkan dua renperda menjadi peraturan daerah (perda).

Kedua perda tersebut di antaranya Perda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Perda Kota Pekanbaru Perubahan kedua atas Perda No 2 Tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Daerah dan Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BMUD dan Badan Hukum Lainnya.

Dua ranperda itu disahkan melalui rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Sahril didamping Wakil Ketua Sigit Yuwono dan Nofrizal serta Sekdako Pekanbaru M Noer, melalui sidang paripurna di gedung DPRD setempat, Senin siang.

Kedua perda tersebut di antaranya Perda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Perda Kota Pekanbaru Perubahan kedua atas Perda No 2 Tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Daerah dan Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BMUD dan Badan Hukum Lainnya.

Juru bicara Pansus Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ruslan Tarigan dalam laporannya menyampaikan, Pansus bersama pemerintah kota telah bekerja maksimal untuk melakukan pembahasan dan kajian yang matang.

"Melalaui laporan pansus ini, kami menyampaikan bahwa Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah ini sudah dilakukan melalui proses yang cukup panjang, kami pansus bersama tim ahli dari Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyelesaikan tugas kami sesuai peraturan yang berlaku," ujarnya.

Sementara Juru Bicara Pansus Ranperda tentang Perubahan kedua atas Perda No 2 Tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Daerah dan Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BMUD dan Badan Hukum Lainnya, Zulkarnain menyampaikan, Ranperda Penyertaan modal itu dinilai sangat penting untuk operasional perusahaan serta untuk kepentingan pembangunan daera.

"Kita internernal pansus secara maksimal sudah melakukan pembahasan hingga ketahap laporan pansus hari ini, Ranperda pernyetaan modal ini kita nilai sangat penting tidak hanya untuk perusahaan tetapi juga untuk pembangunan Pekanbaru," ucap dia. 

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M Noer mengatakan, dengan bertambahnya jumlah Perda yang disahkan DPRD kota Pekanbaru bersama pemerintah kota hari ini, sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dalam memberikan payung hukum dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. 

"Alhamdulillah hari ini dua Ranperda telah disahkan jadi Perda. Ini menambah tiga perda minggu lalu yang juga telah disahkah. Ini bukti komitemen pemerintah dan legislatif untuk melaksanakan tugas-tugas yang diemban kepada kita untuk menjalankan program, seperti pernyataan modal yang berkaitan dengan investasi yang ditampung dan digerakkan oleh BUMD kita seperti dikawasam Tenayan," papar M Noer.

Paripurna itu turut dihadiri sejumlah Anggota DPRD Pekanbaru, Muspida dan pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru. (galeri)

Ketua DPRD Pekanbaru Sahril dan Sekdako Pekanbaru M Noer, menandatangani berita acara pengesahan dua ranperda menjadi perda

Sekdako Pekanbaru M Noer menyampaikan laporan pada paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Dari kanan, Plt Sekwan Alek Kurniawan, Wakil Ketua DPRD Sigit Yuwono dan Nofrizal, Ketua DPRD Pekanbaru Sahril, Sekdako M Noer serta perwakilan muspida foto bersama usai paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Plt Sekwan DPRD Pekanbaru Alek Kurniawan menyampaikan laporan pada paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Ketua DPRD Pekanbaru Sahril menyerahkan berita acara paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda ke Sekdako Pekanbaru M Noer

Anggota DPRD Pekanbaru menyanyikan lagu Indonesia Raya pada paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Pimpinan DPRD Pekanbaru menyanyikan lagu Indonesia Raya pada paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Anggota DPRD Pekanbaru menghadiri paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Plt Sekwan Alek Kurniawan dan jajaran menghadiri paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda

Anggota DPRD Pekanbaru menghadiri rapat paripurna

Muspida menghadiri paripurna pengesahan dua ranperda menjadi perda