<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://betuah.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://betuah.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>MTQ ke&#45;58 Tingkat Kota Pekanbaru akan Digelar Desember Mendatang</title><link>https://betuah.com/read/detail/12244/mtq-ke58-tingkat-kota-pekanbaru-akan-digelar-desember-mendatang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;58 tingkat Kota Pekanbaru, dijadwalkan digelar pada Desember 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Bagian Kesra Setdako Pekanbaru Indra Maulana menyebutkan, tahapan pelaksanaan MTQ saat ini sudah dimulai di tingkat kelurahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kita saat ini sedang tahap berjalan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat kelurahan. Timeline berikutnya adalah kita akan melaksanakan musabaqah tingkat kecamatan,&quot; ucapnya, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nantinya, kata Indra, peserta terbaik tingkat kecamatan akan diutus sebagai perwakilan 15 kecamatan di MTQ tingkat kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk MTQ tingkat kota ini, Insyaallah akan kita laksanakan di akhir tahun ini. Insyaallah kalau tidak ada perubahan di minggu pertama Desember,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait lokasi pelaksanaan MTQ ke&#45;58, disampaikan Indra belum ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan melaksanakan musyawarah terlebih dahulu dengan pimpinan. Lokasi dan tempat menyesuaikan, karena waktunya masih ada lebih kurang dua bulan setengah lagi,&quot; tutupnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/17633426385-img_20260917_204221.png"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 20:58:01 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12244/mtq-ke58-tingkat-kota-pekanbaru-akan-digelar-desember-mendatang</guid></item><item><title>Dinsos Pekanbaru Ungkap Faktor Warga Dicoret dari Bansos, Ada Pinjol dan Judol</title><link>https://betuah.com/read/detail/12243/dinsos-pekanbaru-ungkap-faktor-warga-dicoret-dari-bansos-ada-pinjol-dan-judol</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan warga dicoret sebagai penerima bantuan sosial (bansos).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinsos Kota Pekanbaru Junaedy menyebutkan, terdapat sebanyak 39 variabel yang digunakan petugas di lapangan saat ground&#45;check Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Puluhan variabel tersebut terdiri dari 13 variabel individu dan 26 variabel keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau masuk dalam 39 variabel, itu langsung desilnya naik 6 sampai 10. &amp;nbsp;Kalau tidak masuk dalam 39 variabel, otomatis dia masuk, dapat bantuan,&quot; terang Junaedy, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan, kebanyakan warga yang tidak lagi menerima bansos disebabkan warga bersangkutan masuk dalam variabel keluarga seperti memiliki ID pelanggan rekening yang lebih dari dua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada juga masalah kredit motor. Dia kan sanggup bayar kredit cicilan, motornya memang untuk menambah ekonomi, tapi itu sudah termasuk ke dalam 39 variabel,&quot; ujar Junaedy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di samping itu, warga tak lagi diberi bansos karena terlilit pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) karena dianggap sudah memiliki kemampuan finansial atau indikasi ekonomi yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pinjol dan judol ini membuat desil keluarga naik. Biasanya masuk desil 1 sampai 4, karena judol, pinjol, desilnya naik dan tidak lagi diberikan bantuan,&quot; papar Junaedy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk judol, itu memang tidak ada toleransi. Katakan lah dia mau bertobat, nanti dapat bansos dia judol lagi. Kita kan tidak bisa memastikan dia tidak akan judol lagi,&quot; tutupnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/34836898614-img_20260917_115011.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:00:57 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12243/dinsos-pekanbaru-ungkap-faktor-warga-dicoret-dari-bansos-ada-pinjol-dan-judol</guid></item><item><title>Pencuri Panel PJU Ditangkap Dishub Pekanbaru Saat Beraksi di Bambu Kuning</title><link>https://betuah.com/read/detail/12242/pencuri-panel-pju-ditangkap-dishub-pekanbaru-saat-beraksi-di-bambu-kuning</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, menangkap dua pemuda yang diduga tengah beraksi mencuri panel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keduanya diamankan personel Dishub yang tengah melakukan patroli, Kamis (17/9/2026) dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kedua pelaku diamankan petugas bersama barang bukti satu set panel PJU,&quot; ungkap Kepala Dishub Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi, Kamis siang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah diamankan, kedua pelaku diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sudah kita serahkan ke Polres pagi tadi,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan Masykur, penangkapan tersebut merupakan bagian dari pengawasan yang dilakukan pihaknya terhadap fasilitas lampu PJU yang banyak digondol maling.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Total terdapat sekitar 70 panel lampu PJU di sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Sukajadi, Tenayan Raya, Kulim, Bukit Raya dan Binawidya yang dicuri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Makanya kita bentuk tim untuk melakukan pengawasan di lapangan, dan berhasil menangkap dua pelaku pencurian,&quot; tutup Masykur.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/75090244432-img_20260917_135822.png"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:55:52 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12242/pencuri-panel-pju-ditangkap-dishub-pekanbaru-saat-beraksi-di-bambu-kuning</guid></item><item><title>DLHK Pekanbaru Lakukan Berbagai Upaya untuk Raih Piala Adipura</title><link>https://betuah.com/read/detail/12241/dlhk-pekanbaru-lakukan-berbagai-upaya-untuk-raih-piala-adipura</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, kini tengah melakukan berbagai upaya untuk bisa meraih piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada tiga upaya yang sedang dilakukan. Pertama, DLHK mendorong agar Lembaga Pengelola Sampah (LPS) terus mengoptimalkan kinerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masing&#45;masing LPS harus melaksanakan pemilihan dan pengolahan sampah dari sumbernya,&quot; kata Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian upaya kedua, pengawasan dan penindakan terhadap pelaku pembuangan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) ilegal ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita pastikan tidak ada lagi tumpukan&#45;tumpukan sampah di TPS&#45;TPS liar di pinggiran jalan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya yang ketiga, terang Reza, pihaknya bekerjasama dengan PT Indonesia Clean Energy (ICE) terus melakukan penataan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Muara Fajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mudah&#45;mudahan dalam tahun ini PT ICE sudah bergerak, sudah beroperasi. Kami berharap PT ICE dapat memberi nilai tambah untuk Kota Pekanbaru dalam penilaian Adipura,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di samping itu, terang Reza, peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan juga sangat diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari sama&#45;sama kita menjaga kebersihan di Kota Pekanbaru, menjaga lingkungan, jangan sampai kota kita ini kotor. Harapannya, Adipura untuk tahun 2026 bisa kita ambil,&quot; tutupnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/98376767089-img_20260917_120114.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:28:54 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12241/dlhk-pekanbaru-lakukan-berbagai-upaya-untuk-raih-piala-adipura</guid></item><item><title>BPBD Pekanbaru Tingkatkan Patroli, Luas Lahan Terbakar Capai 109 Hektar</title><link>https://betuah.com/read/detail/12240/bpbd-pekanbaru-tingkatkan-patroli-luas-lahan-terbakar-capai-109-hektar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, meningkatkan patroli guna meminimalisir kebakaran lahan di tengah musim kemarau kering saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk titik kebakaran lahan baru yang mengkhawatirkan masih belum ada, tapi kita tetap menggelar patroli,&quot; kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana (Plt Kalaksa) BPBD Kota Pekanbaru Martin Manouluk, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa kebakaran lahan yang sebelumnya sempat meningkat dampak musim kemarau, kini sudah terkendali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Secara keseluruhan kondisi kebakaran lahan masih terkendali,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disebutkan Martin, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru dan telah membuat kualitas udara tidak sehat merupakan asap yang berasal dari kabupaten/kota tetangga yang masih terjadi kebakaran lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada juga asap kebakaran lahan dari provinsi di luar Riau, sehingga kabut asap masih menyelimuti kota,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu berdasarkan data BPBD, sejauh ini kebakaran lahan sudah menghanguskan 109 hektar lahan di Kota Pekanbaru. Kebakaran lahan cenderung meningkat pada Agustus 2026 lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Karakteristik lahan tersebut membuat proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu lebih lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kebanyakan kebun dan lahan milik masyarakat. Paling luas lahan yang kita lakukan upaya pemadaman mencapai enam hektar,&quot; tutup Martin.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/90041867972-img_20260916_224846.png"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 22:51:09 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12240/bpbd-pekanbaru-tingkatkan-patroli-luas-lahan-terbakar-capai-109-hektar</guid></item><item><title>Puluhan Panel Lampu PJU di 5 Kecamatan di Pekanbaru Digondol Maling</title><link>https://betuah.com/read/detail/12239/puluhan-panel-lampu-pju-di-5-kecamatan-di-pekanbaru-digondol-maling</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Sebanyak 70 panel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Sukajadi, Tenayan Raya, Kulim, Bukit Raya dan Binawidya, raib digondol maling.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hilangnya panel tersebut membuat lampu PJU tidak bisa menyala sehingga kondisi jalan menjadi gelap gulita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi menyebutkan, hilangnya puluhan panel PJU itu baru diketahui setelah pihaknya melakukan pengecekan ke sejumlah titik jalan yang dilaporkan warga mengalami gangguan penerangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengecekan, petugas mendapati komponen PJU ternyata sudah raib digondol maling. Dishub kemudian membuat laporan polisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah membuat laporan kepolisian terhadap panel atau komponen&#45;komponen yang hilang dicuri,&quot; ungkap Masykur, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan, panel pada PJU merupakan bagian penting dalam sistem penerangan jalan karena di dalamnya terdapat sejumlah perangkat yang mengatur dan mendukung operasional lampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Panel PJU tidak hanya berupa kotak pelindung, tetapi berisi sejumlah komponen penting di antaranya MCB, kWh meter, kontaktor serta perangkat pendukung lainnya,&quot; terang Masykur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain panel, kabel yang menjadi bagian dari jaringan PJU juga ditemukan tidak berada di tempatnya. Kondisi itu mengindikasikan adanya pencurian terhadap aset penerangan milik pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita juga sudah siapkan tim untuk melakukan pengawasan di lapangan, semoga pengawasan ini dapat mengamankan aset kita,&quot; harap Masykur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengajak warga untuk sama&#45;sama menjaga dan mengawasi. Jika ada aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melaporkannya ke Dishub Pekanbaru atau ke pihak kepolisian terdekat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/41859428138-31569-news-kadishub-pekanbaru-a.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 22:23:16 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12239/puluhan-panel-lampu-pju-di-5-kecamatan-di-pekanbaru-digondol-maling</guid></item><item><title>Tim URC Raga Polda Riau Amankan 4 Pemuda yang Diduga Peras Pengguna MiChat</title><link>https://betuah.com/read/detail/12238/tim-urc-raga-polda-riau-amankan-4-pemuda-yang-diduga-peras-pengguna-michat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Tim URC Raga Kepolisian Daerah (Polda) Riau, mengamankan empat pemuda yang diduga terlibat aksi pemerasan terhadap pengguna aplikasi MiChat di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keempat pemuda tersebut diduga menjalankan modus dengan mengaku sebagai penerima tamu atau mucikari ketika berkomunikasi dengan calon korban melalui aplikasi MiChat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi mengenai dugaan praktik pemerasan yang dilakukan melalui aplikasi MiChat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tim menemukan empat orang pemuda yang diduga melakukan aksi pemerasan melalui aplikasi MiChat,&quot; ujar Hasyim, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskannya, para terduga pelaku diduga menggunakan pola yang hampir sama. Dalam komunikasi melalui aplikasi tersebut, mereka mengaku sebagai pihak yang menerima tamu atau berperan sebagai mucikari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah komunikasi berlangsung, para terduga pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk meminta sejumlah uang dari pengguna aplikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasyim menyebut dugaan aksi tersebut berkaitan dengan upaya mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan kondisi ekonomi serta keberadaan pengguna aplikasi MiChat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Motifnya diduga untuk memanfaatkan kondisi ekonomi dan melakukan pemerasan terhadap pelanggan atau pengguna aplikasi MiChat,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mengamankan empat pemuda tersebut, polisi juga menemukan sebuah rekaman video yang berkaitan dengan mereka. Dalam rekaman tersebut, terdapat pengakuan mengenai penggunaan narkotika jenis sabu serta obat&#45;obatan terlarang yang disebut sebagai inek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Hasyim, dalam video itu para terduga pelaku mengaku menggunakan barang terlarang tersebut sekitar dua hari sebelum diamankan oleh Tim URC Raga Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski terdapat pengakuan dalam rekaman, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan guna mengetahui apakah para terduga pelaku benar menggunakan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, keempat pemuda tersebut diserahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk menjalani proses pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut, termasuk pengecekan urine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selanjutnya kami serahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut dan pengecekan urine,&quot; tutup Hasyim.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/77521254807-img-20260916-wa0002.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 22:19:50 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12238/tim-urc-raga-polda-riau-amankan-4-pemuda-yang-diduga-peras-pengguna-michat</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Sosialisasikan 3 Produk Hukum Kepada Warga</title><link>https://betuah.com/read/detail/12237/pemko-pekanbaru-sosialisasikan-3-produk-hukum-kepada-warga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mensosialisasikan tiga produk hukum berupa peraturan daerah (perda) dan peraturan walikota (perwako) kepada warga di 15 kecamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga produk hukum tersebut di antaranya Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Perwako 26 Tahun 2025 tentang Lembaga Pengelola Sampah (LPS).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Edi Susanto menyebutkan, sosialisasi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, bertempat di rumah dinas walikota di Jalan Ahmad Yani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Satu hari diikuti tiga kecamatan. Satu kecamatan itu pesertanya 333 orang. Jadi sasarannya lebih kurang 5 ribu orang untuk 15 kecamatan,&quot; ungkapnya, usai pelaksanaan sosialisasi produk hukum hari kedua, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan Edi Susanto, sosialisasi produk hukum yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari Undang&#45;undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada Pasal 253 dan 254 disebutkan peraturan daerah menjadi tanggung jawab daerah untuk menyusun dan menyebarluaskan. Untuk itu, maka tahun ini kita melakukan kegiatan penyebarluasan produk hukum daerah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan Edi Susanto, sosialisasi produk hukum tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga agar lebih tertib dan taat pada aturan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya sosialisasi khususnya terkait Perda tentang Pengelolaan Sampah dan Perwako tentang LPS, diharapkan bisa meningkatkankan kesadaran dan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Edi Susanto, kepedulian dan peran serta warga sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan guna mewujudkan Kota Pekanbaru yang bersih, tertib dan taat aturan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk menjemput peran serta itulah makanya perlu (sosialisasi) ini dilakukan. Maka fokus tahun ini sesuai dengan tagline walikota, Pekanbaru Lestari, kita mengutamakan produk hukum yang terkait dengan pengelolaan sampah,&quot; tutupnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/28531675206-fb_img_1789540942742.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 21:39:36 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12237/pemko-pekanbaru-sosialisasikan-3-produk-hukum-kepada-warga</guid></item><item><title>Disdik Pekanbaru Ingatkan Seluruh Sekolah Patuhi Kebijakan PJJ</title><link>https://betuah.com/read/detail/12236/disdik-pekanbaru-ingatkan-seluruh-sekolah-patuhi-kebijakan-pjj</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, mengingatkan kepada seluruh sekolah negeri dan swasta tingkat PAUD hingga SMP agar mematuhi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan Surat Edaran (SE) tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, PJJ akan diterapkan hingga Sabtu, 19 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita minta sekolah ikuti edaran tersebut,&quot; kata Plt Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi sekolah yang tidak mematuhi PJJ dengan tetap melangsungkan pembelajaran tatap muka di tengah kualitas udara yang memburuk akibat diselimuti kabut asap, Disdik Pekanbaru akan melakukan penindakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita terus monitoring, mana yang masih tatap muka sudah kita peringati. Kepala sekolah juga sudah kita telepon,&quot; ungkap Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memastikan seluruh sekolah melaksanakan PJJ guna menjaga kesehatan peserta didik agar tidak terpapar kabut asap, Disdik mengajak warga sama&#45;sama melakukan pengawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masyarakat bisa menentang jika masih ada sekolah yang tatap muka,&quot; tegas Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di samping itu, bagi sekolah yang terkendala akses listrik atau jaringan internet selama PJJ, pembelajaran dapat dilaksanakan melalui modul pembelajaran penugasan berbasis rumah.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/60306400644-img_20260916_204722.png"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:49:37 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12236/disdik-pekanbaru-ingatkan-seluruh-sekolah-patuhi-kebijakan-pjj</guid></item><item><title>Kualitas Udara Tidak Sehat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Sementara</title><link>https://betuah.com/read/detail/12235/kualitas-udara-tidak-sehat-rth-dan-taman-kota-di-pekanbaru-ditutup-sementara</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, menutup sementara Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota dari aktivitas warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi warga dari paparan kabut asap yang kini telah membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru masuk kategori tidak sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi anak&#45;anak dan masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan,&quot; kata Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikannya, RTH dan taman kota akan dibuka kembali setelah kualitas udara membaik. Untuk itu, DLHK akan terus memantau perkembangan kualitas udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2026 tentang Upaya Strategis Perlindungan Masyarakat Terdampak Asap Kebakaran Lahan Berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah kondisi tersebut, warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kualitas udara memburuk. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLHK juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah. Sebab, aktivitas pembakaran dapat berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, warga diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya lahan yang terbakar. Laporan bisa disampaikan ke Tim Reaksi Cepat (TRC) melalui cal center 112.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/57376625480-img_20260916_201739.png"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:25:52 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12235/kualitas-udara-tidak-sehat-rth-dan-taman-kota-di-pekanbaru-ditutup-sementara</guid></item><item><title>Safari Dakwah Bersama Koh Dennis Lim, Hadirkan Tiga Tema Penguatan Diri dan Peran Masjid</title><link>https://betuah.com/read/detail/12234/safari-dakwah-bersama-koh-dennis-lim-hadirkan-tiga-tema-penguatan-diri-dan-peran-masjid</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt;&#45; Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli Riau melaksanakan kegiatan Safari Dakwah bersama Koh Dennis Lim. Pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga masjid di wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru dengan menghadirkan tema kajian yang berbeda di setiap lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian Safari Dakwah dimulai pada pukul 08.30 WIB di Masjid Raya Makarimul Akhlak, Komplek Singgalang, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Duri, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, dengan tema “Muhasabah Diri, Mengatasi Kegelisahan Hati”. Kemudian kegiatan lokasi kedua dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB di Masjid Al&#45;Falah Darul Muttaqin, Jalan Sumatera No. 1, Kota Pekanbaru, dengan tema “Menjadi Orang Have Yang Sesungguhnya”. Sedangkan lokasi ketiga pada pukul 19.00 WIB, kegiatan dilaksanakan di Masjid Al&#45;Husna, Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru, dengan tema “Dari Masjid Menggerakkan Kota”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, Safari Dakwah diikuti oleh sekitar 1.800 jamaah dari tiga lokasi. Kegiatan turut didukung oleh tim DT Peduli Riau, para relawan, serta mitra yang berkolaborasi seperti Pegadaian Syariah, PHR dalam menyukseskan rangkaian dakwah tersebut.&lt;br&gt;Antusiasme jamaah terlihat di setiap lokasi kegiatan. Jamaah masjid dan masyarakat sekitar hadir untuk mengikuti kajian serta mendapatkan manfaat dari materi dakwah yang disampaikan oleh Koh Dennis Lim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kajian pertama di Masjid Raya Makarimul Akhlak, Koh Dennis Lim menyampaikan materi dengan tema “Muhasabah Diri, Mengatasi Kegelisahan Hati”. Dalam kajian ini, peserta diajak untuk melakukan introspeksi dan melihat kembali perjalanan diri, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan dan kegelisahan yang muncul dalam kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muhasabah menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim karena melalui proses tersebut seseorang dapat mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, serta kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kajian berlangsung dengan suasana yang tenang dan penuh perhatian. Jamaah mengikuti materi dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk merefleksikan kondisi diri masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegelisahan itu kadang bukan karena hidup kita terlalu berat, tapi karena hati kita terlalu jauh. Maka, salah satu cara untuk menemukan ketenangan adalah kembali mendekat kepada Allah dan berani mengevaluasi diri,” ujar Koh Dennis Lim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian Safari Dakwah kemudian dilanjutkan di Masjid Al&#45;Falah Darul Muttaqin, Kota Pekanbaru, dengan tema “Menjadi Orang Have yang Sesungguhnya”. Kajian tersebut mengajak peserta untuk memahami makna memiliki dalam kehidupan secara lebih luas, tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan materi, tetapi juga mengenai rasa syukur, kebermanfaatan, serta bagaimana seseorang memaknai apa yang telah Allah berikan kepadanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui materi tersebut, jamaah diajak untuk melihat kembali kehidupan dengan perspektif yang lebih baik serta memahami bahwa kebermaknaan hidup tidak semata&#45;mata diukur dari apa yang dimiliki, melainkan dari bagaimana seseorang menggunakan nikmat dan kesempatan yang diberikan untuk menghadirkan manfaat bagi dirinya maupun orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kadang kita merasa bahagia karena punya banyak hal, padahal yang paling penting bukan seberapa banyak yang kita punya, tapi seberapa banyak yang bisa kita syukuri dan kita manfaatkan untuk kebaikan,” ungkap Koh Dennis Lim.&lt;br&gt;Pada malam hari, Safari Dakwah dilanjutkan di Masjid Al&#45;Husna, Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru, dengan mengangkat tema “Dari Masjid Menggerakkan Kota”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tema tersebut menekankan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Masjid diharapkan dapat menjadi tempat tumbuhnya berbagai aktivitas positif yang memberikan manfaat lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kajian tersebut, jamaah diajak untuk melihat masjid sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Semangat yang lahir dari masjid diharapkan dapat diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Masjid jangan hanya menjadi tempat kita datang untuk beribadah, tetapi juga tempat lahirnya kebaikan. Kalau masjid hidup, insyaAllah lingkungan di sekitarnya juga ikut hidup,” ujar Koh Dennis Lim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara umum, seluruh rangkaian Safari Dakwah berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Para jamaah menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kajian di masing&#45;masing lokasi. Kehadiran DT Peduli Riau bersama relawan juga mendapat sambutan positif dari pengurus masjid dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu peserta kegiatan Fajri menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Safari Dakwah tersebut.&lt;br&gt;“Alhamdulillah, kajian yang disampaikan sangat memberikan manfaat. Setiap tema memiliki pesan yang dekat dengan kehidupan sehari&#45;hari, mulai dari bagaimana memaknai kehidupan, melakukan muhasabah diri, hingga memahami peran masjid dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ungkap Fajri salah seorang jamaah.&lt;br&gt;Sementara itu, Windari selaku kepala KP DT Peduli Riau menyampaikan bahwa Safari Dakwah menjadi bagian dari ikhtiar lembaga dalam menghadirkan manfaat tidak hanya melalui program sosial, tetapi juga melalui dakwah dan pembinaan keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, Safari Dakwah dapat terlaksana di tiga lokasi dengan tema yang saling melengkapi. Kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu dari kajian, tetapi juga terdorong untuk melakukan perubahan dalam diri dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan. Semoga masjid semakin hidup dan mampu menjadi pusat kebaikan bagi masyarakat,” ungkap Winda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian Safari Dakwah bersama Koh Dennis Lim kemudian diakhiri dengan penutup di Masjid Al&#45;Husna. Tiga tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut menjadi satu rangkaian pesan yang saling berkaitan, dimulai dari upaya memahami makna kebermanfaatan diri, melakukan muhasabah untuk menemukan ketenangan hati, hingga mendorong peran masjid agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DT Peduli Riau berharap kegiatan Safari Dakwah dapat terus menjadi sarana pembinaan dan penguatan nilai&#45;nilai keislaman di tengah masyarakat. Selain meningkatkan pemahaman agama, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya pribadi&#45;pribadi yang lebih baik, peduli terhadap sesama, serta bersama&#45;sama menghidupkan masjid sebagai pusat kebaikan dan kebermanfaatan bagi lingkungan.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/28139707263-laznas-pekanbaru-duri.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 13:09:25 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12234/safari-dakwah-bersama-koh-dennis-lim-hadirkan-tiga-tema-penguatan-diri-dan-peran-masjid</guid></item><item><title>Disdik Pekanbaru Terbitkan SE, PJJ PAUD Hingga SMP Diberlakukan 4 Hari</title><link>https://betuah.com/read/detail/12233/disdik-pekanbaru-terbitkan-se-pjj-paud-hingga-smp-diberlakukan-4-hari</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;SE ini diterbitkan setelah memperhatikan hasil pemantauan ISPU, yang mana kondisi pada hari ini Selasa, 15 September 2026, kualitas udara terpantau pada kategori Sangat&lt;br&gt;Tidak Sehat,&quot; kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Selasa (15/9/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikannya, terdapat 3 poin dalam SE Nomor : B.400.3.1/Disdik/35/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, PJJ atau daring akan dilaksanakan selama 4 hari ke depan terhitung tanggal 16 sampai 19 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, kepada sekolah/madrasah yang berada di bawah kewenangan&lt;br&gt;Kementerian Agama dan kementerian/lembaga lainnya di Kota Pekanbaru, dihimbau untuk dapat menyesuaikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan tetap memperhatikan kondisi kualitas udara serta kesehatan dan keselamatan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, bagi sekolah yang terkendala&lt;br&gt;akses listrik atau jaringan internet, pembelajaran dilaksanakan melalui modul pembelajaran penugasan berbasis rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepada seluruh sekolah tingkat PAUD, TK SD dan SMP, kita minta agar memperhatikan dan melaksanakan poin&#45;poin yang dimuat di dalam SE,&quot; tutup Jamal.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/11968296754-51552383299-1718892122-guru-dan-pegawai-disdik-pekanbaru-donor-darah.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 20:34:02 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12233/disdik-pekanbaru-terbitkan-se-pjj-paud-hingga-smp-diberlakukan-4-hari</guid></item><item><title>Diskes Pekanbaru Catat Ada Ribuan Anak 0 Sampai 2 Tahun yang Zero Dose</title><link>https://betuah.com/read/detail/12232/diskes-pekanbaru-catat-ada-ribuan-anak-0-sampai-2-tahun-yang-zero-dose</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat, hingga kini masih terdapat sebanyak 3.425 anak usia 0 sampai 2 tahun yang masih Zero Dose atau belum pernah mendapatkan imunisasi sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal, anak usia 2 tahun ke bawah sangat dianjurkan untuk diimunisasi guna melindungi tubuh dari tiga penyakit infeksi bakteri di antaranya Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru Dedy Sambudi menyebutkan, anak yang belum menjalani imunisasi DPT memiliki risiko terjangkit penyakit. Apabila penyakit tersebut tidak diantisipasi dengan imunisasi bisa memicu Kejadian Luar Biasa (KLB).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau ini dibiarkan, mereka berisiko terjangkit penyakit seperti, difteri, tetanus, campak dan rubella,&quot; ungkapnya, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, terang Dedy, capaian imunisasi di Kota Pekanbaru masih rendah dan berada di peringkat 11 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu, Diskes Kota Pekanbaru diinstruksikan oleh Walikota Agung Nugroho agar melakukan upaya percepatan untuk meningkatkan capaian imunisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesuai arahan pak walikota, kami mendapat instruksi untuk melakukan langkah percepatan,&quot; ucap Dedy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti instruksi tersebut, Diskes bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan TP PKK akan menggencarkan sosialisasi guna mengedukasi orangtua supaya melakukan imunisasi anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Orangtua dapat membawa anaknya ke Posyandu dan Puskesmas terdekat untuk diberikan imunisasi,&quot; tutup Dedy.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/39411646722-img_20260915_202505.png"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 20:28:47 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12232/diskes-pekanbaru-catat-ada-ribuan-anak-0-sampai-2-tahun-yang-zero-dose</guid></item><item><title>Miliki Konsekuensi Hukum, Walikota Agung Minta Warga tak Abaikan Perda</title><link>https://betuah.com/read/detail/12231/miliki-konsekuensi-hukum-walikota-agung-minta-warga-tak-abaikan-perda</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, meminta warga agar tidak mengabaikan aturan yang telah diatur pemerintah melalui peraturan daerah (perda).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab sebagai produk hukum, perda memiliki konsekuensi hukum bagi pelanggar. Untuk itu, warga mesti mengetahui dan mematuhi perda yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan Agung, sejauh ini masih banyak di antara warga yang belum mengetahui perda yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kondisi itu berpotensi membuat warga lalai hingga akhirnya berurusan dengan persoalan hukum,&quot; tegasnya, pada sosialisasi produk hukum yang digelar di rumah dinas Walikota Pekanbaru di Jalan A Yani, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosialisasi sendiri diikuti perwakilan warga dari 15 kecamatan di wilayah setempat. Sesuai jadwal, sosialisasi produk hukum ini akan dilangsungkan selama lima hari ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya sosialisasi, Agung berharap warga tidak hanya mengetahui adanya aturan, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta konsekuensi apabila melanggarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sehingga apa? Sehingga warga tidak lagi ada yang berurusan dengan hukum,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu kepada peserta sosialisasi, Agung berpesan agar bisa meneruskan informasi yang diterima kepada warga di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kami betul&#45;betul ingin meminta bantuan kepada peserta yang hadir, bagaimana pesan yang disampaikan hari ini bisa diteruskan kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru,&quot; tutup Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada dua produk hukum yang diasosiasikan di hari pertama, yakni Perda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, serta tentang Pengelolaan Sampah.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/54280856639-img-20260915-wa0017.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 19:45:45 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12231/miliki-konsekuensi-hukum-walikota-agung-minta-warga-tak-abaikan-perda</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Kembali Berlakukan PJJ untuk PAUD Hingga SMP Sampai 18 September</title><link>https://betuah.com/read/detail/12230/pemko-pekanbaru-kembali-berlakukan-pjj-untuk-paud-hingga-smp-sampai-18-september</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh sekolah tingkat PAUD/TK, SD dan SMP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, PJJ atau belajar daring dari rumah akan diberlakukan selama tiga hari ke depan terhitung tanggal 16 hingga 18 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan, kebijakan PJJ diambil setelah dilakukan rapat bersama sejumlah pihak terkait menyikapi kondisi kualitas udara di yang saat ini masuk kategori sangat tidak sehat, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mempertimbangkan prediksi BMKG curah hujan yang belum turun sampai hari Jumat, maka mulai besok melaksanakan pembelajaran jarak jauh,” ungkap Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apabila kualitas udara tetap tidak membaik hingga 18 September, PJJ akan kembali diperpanjang sampai Minggu, 20 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau ini tidak turun juga hujan pada hari Jumat, kami langsung mengeluarkan surat edaran pembelajaran jarak jauh sampai hari Minggu,&quot; ucap Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakannya, penerapan PJJ dilakukan sebagai langkah untuk melindungi kesehatan peserta didik dari potensi gangguan kesehatan akibat kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama berdoa agar hujan turun dan kabut asap segera berakhir,&quot; tutup Agung.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/56797080622-img_20260915_164519.png"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 17:05:41 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12230/pemko-pekanbaru-kembali-berlakukan-pjj-untuk-paud-hingga-smp-sampai-18-september</guid></item><item><title>Wajib Masker, Pemko Pekanbaru Batasi Jam Belajar Hingga Pukul 12.00 WIB</title><link>https://betuah.com/read/detail/12229/wajib-masker-pemko-pekanbaru-batasi-jam-belajar-hingga-pukul-1200-wib</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, membatasi jam belajar tatap muka di sekolah untuk seluruh sekolah tingkat PAUD hingga SMP sampai pukul 12.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyebutkan, pembatasan jam belajar diambil untuk menjaga kesehatan peserta didik di tengah kualitas udara yang terus memburuk diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain membatasi jam belajar, guru dan peserta didik wajib menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga meminta pihak sekolah untuk memastikan tidak ada pelaksanaan aktivitas peserta didik di luar ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jadi aktivitas hanya boleh dalam ruangan saja,&quot; tegas Abdul Jamal, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khusus bagi sekolah yang berada di wilayah yang paling terdampak kabut asap, pihak sekolah diizinkan mengambil kebijakan untuk memulangkan peserta didik lebih awal dari batas waktu yang ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita terus memantau situasi dan kondisi kualitas udara untuk mengambil kebijakan demi menjaga keamanan dan kesehatan peserta didik,&quot; tutup Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa pemerintah kota setempat masih memantau perkembangan kualitas udara untuk kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika kualitas udara tidak kunjung membaik, maka pembelajaran akan dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keputusan harus diambil secara hati&#45;hati berdasarkan kondisi udara yang terukur, karena kesehatan anak&#45;anak kita adalah yang utama. Mari sama&#45;sama kita pantau dan berdoa semoga udara Pekanbaru segera membaik,&quot; tutup Agung.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/18712001975-60260174514-48470270631-img-20240513-wa0012.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 12:47:58 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12229/wajib-masker-pemko-pekanbaru-batasi-jam-belajar-hingga-pukul-1200-wib</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Segera Sampaikan KUPA PPAS APBD&#45;P 2026 ke DPRD</title><link>https://betuah.com/read/detail/12228/pemko-pekanbaru-segera-sampaikan-kupa-ppas-apbdp-2026-ke-dprd</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, dalam waktu dekat segera menyampaikan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA&#45;PPAS) APBD Perubahan 2026 ke DPRD setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;KUPA nya sudah selesai, mungkin dalam waktu dekat disampaikan ke DPRD,&quot; kata Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikannya, anggaran yang dialokasikan di APBD&#45;P 2026 lebih diprioritaskan untuk mengakomodir kegiatan&#45;kegiatan yang belum terakomodir sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seperti untuk penanggulangan karhutla dan kabut asap,&quot; ungkap Markarius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, Pemko Pekanbaru juga berencana melakukan penambahan anggaran untuk perbaikan dan pembangunan jalan, serta drainase.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau kemarin di pergeseran 3 ada penambahan 7 ruas jalan, Rp43 miliar. Ini kita cek lagi sekarang, kalau masih ada kebutuhan, di perubahan terakhir kita bisa lakukan langkah penambahan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebetulnya, terang Markarius, KUA&#45;PPAS APBD&#45;P 2026 sudah dimasukkan Pemko Pekanbaru ke DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tapi kawan&#45;kawan dewan minta kalau bisa KUPA disegerakan. Kita sesuai dengan schedule, kita usahakan KUPA ini segera dimasukkan,&quot; tutup Markarius.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/93020899502-fb_img_1789392498276.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 20:30:17 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12228/pemko-pekanbaru-segera-sampaikan-kupa-ppas-apbdp-2026-ke-dprd</guid></item><item><title>Hadirkan Dewan Pers, Kominfo Pekanbaru Gelar FGD Penguatan Kemitraan dengan Media</title><link>https://betuah.com/read/detail/12227/hadirkan-dewan-pers-kominfo-pekanbaru-gelar-fgd-penguatan-kemitraan-dengan-media</link><description>&lt;p&gt;Betuah Pekanbaru &#45; Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Pekanbaru, menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kemitraan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Media Massa, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertempat di Hotel Batiqa, Jalan Jenderal Sudirman, FGD yang diikuti puluhan pimpinan media dan jurnalis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;FGD menghadirkan dua narasumber dari Dewan Pers di antaranya Yogi Hadi Ismanto selaku anggota (Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers), serta Muhammad Jazuli selaku anggota (Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai kegiatan, Markarius Anwar menyampaikan bahwa hubungan antara Pemko Pekanbaru dengan insan pers tak berhenti sebatas publikasi kegiatan. Tetapi pemerintah berupaya mendorong kemitraan dapat dibangun melalui komunikasi dua arah agar informasi yang sampai ke masyarakat tetap aktual dan akurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, forum pertemuan antara pemerintah dan insan pers tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi untuk membangun pemahaman bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Komunikasi yang baik akan melahirkan berita yang aktual dan benar, serta dibutuhkan masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markarius mencontohkan persoalan sampah yang sempat menjadi sorotan besar di Kota Pekanbaru. Pemberitaan terkait kondisi persampahan saat itu, kata dia, turut membentuk citra Pekanbaru di mata masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, setelah pemerintah bersama masyarakat melakukan berbagai pembenahan, Markarius berharap perubahan kondisi tersebut juga mendapat ruang pemberitaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ketika kondisi negatif, pemberitaannya heboh. Ketika sudah membaik, tentu perlu juga diberitakan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markarius mengakui masih ada persoalan komunikasi antara pemerintah dan media. Tidak seluruh informasi maupun harapan dari kedua pihak dapat tersampaikan dengan baik karena belum tersedia ruang komunikasi yang cukup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru membuka diri untuk memperkuat komunikasi dengan insan pers. Kemitraan, menurutnya, perlu dibangun secara sehat agar pemerintah dan media dapat menjalankan perannya masing&#45;masing dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Markarius menyoroti perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Media cetak, elektronik, hingga media daring kini menghadapi tantangan yang berbeda. Masyarakat yang bukan wartawan pun dapat memproduksi sekaligus menyebarkan informasi melalui media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, konten yang dibuat masyarakat di media sosial terkadang memiliki jangkauan pembaca lebih besar dibandingkan pemberitaan media konvensional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sekarang semua orang bisa membuat informasi melalui media sosialnya. Kadang rating dan yang membaca lebih banyak daripada media yang menulis secara resmi,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Markarius, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan media dan insan pers. Di tengah derasnya arus informasi digital, media dituntut tetap mempertahankan kualitas, akurasi, serta kredibilitas pemberitaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia berharap kemitraan antara Pemko Pekanbaru dan media tidak hanya berorientasi pada publikasi kegiatan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih dari itu, kemitraan tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran informasi, komunikasi dua arah, sekaligus penyampaian kritik untuk perbaikan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/93881126720-fb_img_1789390325444.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:54:44 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12227/hadirkan-dewan-pers-kominfo-pekanbaru-gelar-fgd-penguatan-kemitraan-dengan-media</guid></item><item><title>Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Tertinggi di Indonesia, Capai 7,39 Persen</title><link>https://betuah.com/read/detail/12226/pertumbuhan-ekonomi-pekanbaru-tertinggi-di-indonesia-capai-739-persen</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada triwulan II tahun 2026 mencapai 7,39 persen secara year&#45;on&#45;year (yoy), dan menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Capaian tersebut tercantum dalam paparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026, bertempat di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan data Kemendagri, Pekanbaru berada di posisi pertama kategori kota dengan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen, disusul Batam 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Angka pertumbuhan ekonomi Pekanbaru juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional triwulan II 2026 yang tercatat 5,29 persen (yoy).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, posisi Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi merupakan kabar baik, namun yang lebih penting adalah memastikan pertumbuhan tersebut benar&#45;benar memberikan manfaat kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Agung, Senin (14/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kota, mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, investor hingga pemerintah. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menjaga aktivitas ekonomi dan kepercayaan terhadap Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi di Pekanbaru. Sepanjang Januari–Juni 2026, realisasi investasi Pekanbaru tercatat sekitar Rp7,35 triliun, atau 156,02 persen dari target, dengan realisasi Triwulan II mencapai sekitar Rp4,79 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman. Karena ketika investasi dan dunia usaha bergerak, kita ingin masyarakat Pekanbaru ikut merasakan dampaknya,” kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan Pemko Pekanbaru tidak ingin menjadikan angka pertumbuhan tersebut sebagai tujuan akhir. Pemerintah kota akan terus menjaga momentum agar pertumbuhan ekonomi berlangsung secara berkualitas dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung berharap capaian ini semakin memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu tujuan investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pekanbaru. Capaian ini bukan keberhasilan wali kota atau pemerintah saja. Ini keberhasilan kita bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Pekanbaru semakin maju, ekonominya kuat dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup Agung.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/22518270875-img-20260914-wa0011.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:00:48 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12226/pertumbuhan-ekonomi-pekanbaru-tertinggi-di-indonesia-capai-739-persen</guid></item><item><title>Kualitas Udara di Pekanbaru Memburuk Lagi, Warga Dihimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah</title><link>https://betuah.com/read/detail/12225/kualitas-udara-di-pekanbaru-memburuk-lagi-warga-dihimbau-kurangi-aktivitas-di-luar-rumah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Senin (14/9/2026), kembali memburuk akibat diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, kualitas udara sempat membaik setelah diguyur hujan beberapa hari lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, kabut asap yang kini kembali menyelimuti Pekanbaru berasal dari kabupaten/kota dan provinsi tetangga yang masih terjadi kebakaran lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena kondisi kita saat ini sudah tidak ada hotspot. Asap ini mengikuti arah angin dari selatan, maka hilang timbul. Kadang ada, kadang tidak. Kalau hujan, nanti bersih. Kalau tidak hujan, muncul lagi,&quot; ujarnya, Senin siang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan, warga dihimbau agar mengurangi aktivitas di luar rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang masih beraktivitas di luar rumah, pakai masker lah. Tujuannya supaya kesehatan terjaga,&quot; ucap Markarius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penggunaan masker di tengah kualitas udara yang memburuk dianjurkan mengingat kabut asap sangat berpengaruh terhadap kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan laporan dari 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan, terang Markarius, penderita ISPA akibat terpapar kabut asap meningkat tajam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Biasanya hanya 170 sehari, sekarang sampai 400 per hari terkait dengan pasien yang berkaitan dengan saluran pernafasan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Artinya, kabut asap ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan kita. Jadi ini tanggung jawab kita bersama, sama&#45;sama menjaga kesehatan. Mudah&#45;mudahan ini cepat selesai,&quot; tutup Markarius.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/46469118019-fb_img_1789383617512.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 18:03:08 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12225/kualitas-udara-di-pekanbaru-memburuk-lagi-warga-dihimbau-kurangi-aktivitas-di-luar-rumah</guid></item><item><title>Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Pekanbaru, Diduga Akibat Pembakaran Sampah</title><link>https://betuah.com/read/detail/12224/kebakaran-lahan-kembali-terjadi-di-pekanbaru-diduga-akibat-pembakaran-sampah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Setelah nihil titik api sejak satu pekan terakhir, kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kali ini, kebakaran lahan terjadi di tengah kota tepatnya di kawasan Lapangan Sempurna, Jalan Tuanku Tambusai/Nangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebakaran lahan tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026) malam. Kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi. Api kemudian merembet ke lahan di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Plt Kalaksa BPBD) Kota Pekanbaru Martin Manulok menyebutkan, kebakaran lahan itu berhasil ditangani dengan cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihaknya mengerahkan satu regu yang terdiri dari tujuh personel ke lokasi. Penanganan turut diperkuat personel TNI serta satu unit mobil pemadam kebakaran dari Masyarakat Peduli Kebakaran (MPK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Api berhasil dipadamkan pada Kamis malam,&quot; ungkap Martin, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, warga dihimbau supaya tidak melakukan pembakaran sampah di sembarang tempat terutama di atas lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian ketika terjadi kebakaran lahan, warga diminta segera melaporkannya melalui call center 112 sehingga bisa ditangani dengan cepat oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kewaspadaan dan respons cepat sangat diperlukan agar kebakaran kecil tidak berkembang menjadi kebakaran lahan yang lebih luas dan sulit dikendalikan,&quot; tutup Martin.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/74396806421-img-20260911-wa0000.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 21:17:49 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12224/kebakaran-lahan-kembali-terjadi-di-pekanbaru-diduga-akibat-pembakaran-sampah</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Targetkan Angka Kemiskinan Bisa Turun 1,1 Persen</title><link>https://betuah.com/read/detail/12223/pemko-pekanbaru-targetkan-angka-kemiskinan-bisa-turun-11-persen</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menargetkan angka kemiskinan bisa turun 1,1 persen dalam tiga tahun ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, kemiskinan di Kota Pekanbaru berada di angka 3,1 persen dari total penduduk berkisar 1,2 juta jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dari angka kemiskinan 3,1 ke 2 persen target kita. Ada target 1,1 persen yang harus kita turunkan, dan itu bukan hal yang mudah. Karena 5 tahun terakhir itu trend (angka kemiskinan) nya kan naik,&quot; kata Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, usai mengikuti Forum Group Discussion (FGD) penanggulangan kemiskinan, bertempat di aula lantai 6 gedung utama komplek perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru telah menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka kemiskinan. Program tersebut akan difokuskan di tiga kecamatan yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaan program, Pemko Pekanbaru bakal menggandeng berbagai pihak salah satunya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. Hal itu mengingat pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya kolaborasi bersama Baznas, terang Markarius, nantinya bantuan yang bersumber dari zakat, wakaf maupun sedekah dapat diarahkan agar tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan konsumtif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi, bantuan bisa didorong menjadi bantuan produktif bagi warga penerima manfaat. Dengan begitu, bantuan yang diterima warga miskin dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha untuk meningkatkan pendapatan dan mendorong mereka keluar dari kondisi kemiskinan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Warga miskin dibantu bisa untuk modal usaha, sehingga mereka bisa berusaha. Tapi tentu perlu kolaborasi dengan stakeholder. Kalau diberi bantuan oleh Baznas, harus ada pendampingan dari dinas koperasi. Ini baru bisa berhasil, kalau sendiri&#45;sendiri tentu tidak kuat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Markarius, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci agar program pengentasan kemiskinan tidak berjalan sendiri&#45;sendiri. Bantuan modal perlu dibarengi dengan pendampingan agar usaha yang dijalankan warga dapat berkembang.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/44330124731-img-20260911-wa0010.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:49:24 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12223/pemko-pekanbaru-targetkan-angka-kemiskinan-bisa-turun-11-persen</guid></item><item><title>Didukung Ombudsman RI, Pemko Pekanbaru Segera Bentuk MPP Mini dan Keliling</title><link>https://betuah.com/read/detail/12222/didukung-ombudsman-ri-pemko-pekanbaru-segera-bentuk-mpp-mini-dan-keliling</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, dalam waktu dekat segera membentuk Mal Pelayanan Publik (MPP) mini dan MPP keliling.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencana pembentukan MPP mini dan keliling ini mendapat dukungan dari Ombudsman Republik Indonesia (RI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM&#45;PTSP) Kota Pekanbaru Zaki Helmi menyebutkan, dukungan itu disampaikan secara langsung oleh Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, saat meninjau pelayanan di MPP, Selasa 8 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam kunjungan ke MPP kemarin, kita laporkan juga pada Ketua Ombudsman RI, beliau sangat apresiasi sekali. Arahannya segera diwujudkan,&quot; ungkap Zaki, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakannya, pembentukan MPP mini dan MPP keliling merupakan salah satu upaya Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar guna mendekatkan pelayanan publik kepada warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena wilayah Kota Pekanbaru ini cukup luas, jadi keterjangkauan pelayanannya perlu kita dekatkan kepada warga. Insyaallah, dalam waktu singkat kita segera mewujudkan,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tahap awal, terang Zaki, untuk MPP mini akan dibuka di empat kantor kecamatan di antaranya Kecamatan Binawidya, Bukit Raya, Rumbai, dan Tenayan Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara untuk 11 kecamatan lainnya, DPM&#45;PTSP bakal menghadirkan MPP keliling melalui Mobil Layanan Keliling NIB (Nomor Induk Berusaha).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jadi, kita akan membentuk MPP mini dan MPP keliling sebagai pengembangan dari MPP yang ada. Tujuannya bagaimana pelayanan publik bisa semakin dekat kepada warga,&quot; tutup Zaki.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/9422327205-img_20260911_153117.png"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 15:47:54 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12222/didukung-ombudsman-ri-pemko-pekanbaru-segera-bentuk-mpp-mini-dan-keliling</guid></item><item><title>Kualitas Udara di Pekanbaru Mulai Membaik Usai Diguyur Hujan Lebat</title><link>https://betuah.com/read/detail/12221/kualitas-udara-di-pekanbaru-mulai-membaik-usai-diguyur-hujan-lebat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Kualitas udara di Kota Pekanbaru mulai membaik dengan kategori sehat usai diguyur hujan lebat pada Jumat (11/9/2026) dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, kualitas udara sempat bertahan di kategori tidak sehat akibat diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota dan provinsi tetangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, hujan mengguyur kota. Kita bersyukur kualitas udara pun jadi membaik,&quot; ujar Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan, saat ini sudah tidak ada lagi titik api yang terpantau di wilayah Kota Pekanbaru. Kebakaran lahan di kabupaten/kota dan provinsi tetangga juga diharapkan bisa segera teratasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sehingga bencana kabut asap ini segera berakhir,&quot; ucap Ami, sapaan Zulhelmi Arifin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meksi kualitas udara sudah membaik, namun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih tetap menyiagakan 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan guna melayani warga yang menderita berbagai penyakit karena kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu penyakit yang banyak diderita warga selama kabut asap yakni Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dari data Dinas Kesehatan (Diskes), total tercatat sebanyak 3.028 warga yang terserang ISPA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita sudah siapkan obat&#45;obatan bagi pasien ISPA, baik di puskesmas maupun di RSD Madani,&quot; tutup Ami.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/35662368499-fb_img_1789111078815.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 14:22:53 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12221/kualitas-udara-di-pekanbaru-mulai-membaik-usai-diguyur-hujan-lebat</guid></item><item><title>Penderita ISPA di Pekanbaru Akibat Kabut Asap Karhutla Capai 3.028 Orang</title><link>https://betuah.com/read/detail/12220/penderita-ispa-di-pekanbaru-akibat-kabut-asap-karhutla-capai-3028-orang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Betuah Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru akibat terpapar kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama dua pekan terakhir, capai 3.028 orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Dedy Sambudi menyebutkan, ribuan penderita ISPA tersebut telah mendapatkan penanganan medis di 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang terdampak ISPA ini ada balita, anak&#45;anak hingga lansia,&quot; ungkapnya, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan, terang Dedy, warga dihimbau supaya mengurangi aktivitas di luar ruangan. Bagi warga tetap beraktivitas di luar ruangan, dianjurkan untuk menggunakan masker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Warga kita minta untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,&quot; ucap Dedy Sambudi, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan, Diskes Kota Pekanbaru bersama sejumlah pihak terkait terus berupaya memenuhi dan membagikan masker agar warga terhindar dari dampak kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejauh ini, terang Dedy Sambudi, sudah terdapat sebanyak 11 ribu masker yang dibagikan secara gratis kepada warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinkes memastikan pembagian masker gratis akan terus dilakukan selama kondisi kualitas udara masih tidak sehat. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan persediaan masker dan obat&#45;obatan di 21 Puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap dapat memperoleh penanganan di tengah kondisi kabut asap,&quot; tutup Dedy.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://betuah.com/assets/berita/original/21471282104-92611613147-96947421835-img_20260611_232039.png"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 19:52:49 +0700</pubDate><guid>https://betuah.com/read/detail/12220/penderita-ispa-di-pekanbaru-akibat-kabut-asap-karhutla-capai-3028-orang</guid></item></channel></rss>