Betuah Pekanbaru - Kualitas udara di Kota Pekanbaru mulai membaik dengan kategori sehat usai diguyur hujan lebat pada Jumat (11/9/2026) dini hari.
Sebelumnya, kualitas udara sempat bertahan di kategori tidak sehat akibat diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota dan provinsi tetangga.
"Alhamdulillah, hujan mengguyur kota. Kita bersyukur kualitas udara pun jadi membaik," ujar Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin.
Ia menyampaikan, saat ini sudah tidak ada lagi titik api yang terpantau di wilayah Kota Pekanbaru. Kebakaran lahan di kabupaten/kota dan provinsi tetangga juga diharapkan bisa segera teratasi.
"Sehingga bencana kabut asap ini segera berakhir," ucap Ami, sapaan Zulhelmi Arifin.
Meksi kualitas udara sudah membaik, namun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih tetap menyiagakan 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan guna melayani warga yang menderita berbagai penyakit karena kabut asap.
Salah satu penyakit yang banyak diderita warga selama kabut asap yakni Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dari data Dinas Kesehatan (Diskes), total tercatat sebanyak 3.028 warga yang terserang ISPA.
"Kita sudah siapkan obat-obatan bagi pasien ISPA, baik di puskesmas maupun di RSD Madani," tutup Ami.***
