Download our available apps

Pemko Pekanbaru Tanggung Biaya Berobat 304.717 Warga Melalui UHC
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dan BPJS Kesehatan saat menandatangani kelanjutan program UHC, Kamis (8/1/2026) lalu.

Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di 2026 ini kembali menanggung biaya berobat sebanyak 304.717 warga kurang mampu melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Dalam program ini, ratusan ribu warga tersebut cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat berobat ke fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Mereka cukup membawa KTP ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Mereka langsung mendapat pelayanan itu (gratis)," kata Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Hazli Fendriyanto, Senin (19/1/2026).

Disampaikannya, Pemko Pekanbaru telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar mencapai Rp108 miliar untuk pelaksanaan program UHG, berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

Baca Juga

"Anggaran ini untuk memastikan warga penerima program UHC tetap bisa mengakses layanan kesehatan," ucap Hazli.

Ia menyempatkan bahwa Walikota Pekanbaru Agung Nugroho sudah memberi arahan agar seluruh warga kota harus mendapat akses layanan kesehatan. Mereka bisa datang ke puskemas yang ada di sekitar lingkungan domisilinya.

Total ada 21 puskemas siap melayani warga saat ini hingga pukul 21.00 WIB. Warga juga bisa mengakses layanan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru untuk pelayanan kesehatan tindak lanjut.

Diberitakan sebelumnya, Pemko Pekanbaru di 2026 ini kembali melanjutkan program berobat gratis melalui skema Universal Health Coverage atau UHC.

Kelanjutan program ditandai dengan penandatanganan MoU tentang Program JKB dalam Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Kota Pekanbaru dalam Rangka Universal Health Coverage.

MoU ditandatangani langsung oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dan Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Pekanbaru Gunardi Chandra, bertempat di ruang rapat lantai 5 gedung utama komplek perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya, Kamis (8/1/2026) lalu.

"Tanda tangan ini bukan sekadar tinta di atas kertas, tapi janji saya untuk terus mengawal kesehatan warga Pekanbaru," tegas Agung, usai kegiatan.***