Diminta Netral, RT RW di Pekanbaru yang jadi Timses Cakada Bakal Diberhentikan

Senin, 22 Juli 2024 - 23:23:10 WIB Cetak

Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa

Betuah Pekanbaru - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa, meminta sekaligus mengingatkan kepada ketua RT dan RW di wilayah setempat agar menjaga netralitas pada pilkada serentak 2024.

Selain RT RW, organisasi pemerintah seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mesti netral atau tidak berpihak ke salah satu pasangan calon.

Bagi RT RW maupun organisasi pemerintah yang terbukti menjadi tim sukses calon kepala daerah (timses cakada), mereka akan ditindak sesuai peraturan berlaku. Salah satu sanksinya bisa dipecat atau diberhentikan.

"Kami meminta para RT/RW tidak terlibat politik praktis dengan memanfaatkan RT/RW-nya. Kalau begitu saya maaf saja, ada asas contrarius actus. Siapa yang mengeluarkan (SK pengangkatan RT RW), bisa saja menghentikan," tegas Risnandar, Senin (22/7/2024).

"Begitu juga dengan forum atau organisasi pemerintah seperti FKUB, FKDM, MUI, dan FPK. Kalau masuk tim sukses, apa yang kita harus lakukan ? Kita berhentikan," ulasnya.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, kata Risnandar, RT RW mesti ikut menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan Pilkada 2024 bisa berlangsung jujur dan adil.

"Jadi jangan menjadi tim sukses salah satu paslon," pesannya mengingatkan.

"Tolong organisasi ini dibawa ke level demokrasi yang demokrasinya negara, bukan di lokal. Supaya siapa pun terpilih jadi kepala daerah, dia tidak melakukan downgrade (penurunan kelas) terkait dengan organisasi ini," tutup Risnandar.***



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+