Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, saat meninjau waste station di RTH Putri Kaca Mayang.
Betuah Pekanbaru - Wasta station yang merupakan fasilitas khusus untuk mengumpulkan, mengelola, dan mengolah berbagai jenis sampah anorganik di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, mulai beroperasi.
Untuk itu, warga di Kota Pekanbaru sudah bisa melakukan penukaran sampah anorganik menjadi uang elektronik ke waste station di RTH Putri Kaca Mayang.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, saat ini sudah terdapat dua waste station yang beroperasi di wilayah setempat.
"Yang pertama di RTH Tunjuk Ajar Integritas, yang kedua di sini (RTH Putri Kaca Mayang)," ungkapnya, usai meninjau waste station di RTH Putri Kaca Mayang, Jumat (31/7/2026) siang.
Disebutkan Markarius, pengoperasian wasta station sendiri merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan program green city atau kota hijau.
Nantinya, waste station tersebut masuk sebagai salah satu lokasi yang akan ditinjau oleh peserta pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9.
"Karena waste station ini masuk bagian dari program green city. Jadi, waste station ini termasuk juga objek yang akan dilakukan kunjungan nantinya," terang Markarius.
Disampaikannya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sesuai arahan Walikota Agung Nugroho akan terus menambah waste station
"Kita rencanakan, akhir tahun ini Insyaallah sudah ada di 10 lokasi. Saat ini baru di RTH Tunjuk Ajar Integritas dan di RTH Putri Kaca Mayang," ucapnya.
"Kemarin waktu gotong royong, kita lihat sudah ramai ibu-ibu yang menukarkan sampah ke waste station RTH Putri Kaca Mayang ini," tutup Markarius.***