Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap Lagi, Agung: Kalau Warning Berbahaya, Saya akan Putuskan PJJ

Selasa, 01 September 2026 - 14:33:38 WIB Cetak

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, saat memantau pelaksanaan belajar tatap muka hari pertama sekolah di SDN 84, Senin (31/8/2026). Sebelumnya, Pemko Pekanbaru memberlakukan PJJ karena kabut asap.

Betuah Pekanbaru - Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pada Senin (31/8/2026) malam dan Selasa (1/9/2026) pagi kembali terlihat menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru.

Sebelumnya, kabut asap sudah sempat hilang pasca Kota Pekanbaru diguyur hujan dengan intensitas lebat pada Sabtu (29/8/2026) malam dan Minggu (30/8/2026) malam.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyebutkan, kabut asap yang kembali muncul merupakan asap kiriman dari kabupaten dan provinsi tetangga yang hingga kini masih terjadi kebakaran lahan.

"Karena di Kota Pekanbaru, saat ini sudah tidak ada lagi titik api, sudah terkendali. Di (wilayah) Provinsi Riau, titik apinya juga sudah banyak berkurang," ungkapnya, Selasa (1/9/2026).

"Namun memang asap ini mengikuti arah angin yang kita tidak tahu. Contohnya malam tadi (Senin malam), pagi ini (asap kembali terlihat). Tapi jam 9, jam 10-an, itu sudah tidak ada lagi karena arah anginnya sudah beda lagi," ulas Agung.

Melihat kondisi sebaran kabut asap yang tidak menentu, maka Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih menerapkan pembelajaran tatap muka untuk seluruh sekolah tingkat PAUD hingga SMP.

"Bukan kita tidak sayang sama anak-anak. Dengan kondisi saat ini (kabut asap yang hilang-muncul), mohon maaf, kita masih tetapkan pembelajaran tatap muka," ujar Agung.

"Tapi kalau sudah warning (peringatan) berbahaya (bagi kesehatan), saya akan putuskan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ/daring)," tutupnya.***



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+