Kepala Diskes Pekanbaru Hazli Fendriyanto
Betuah Pekanbaru - Terhitung tanggal 24 Agustus hingga 18 Oktober 2026 atau sepanjang 56 hari terakhir, jumlah warga Pekanbaru yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 13.850 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Hazli Fendriyanto menyebutkan, belasan ribu warga yang menderita ISPA itu sudah mendapatkan penanganan medis melalui pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
"Sebagian sudah sehat dan ada juga yang masih dalam perawatan," ungkapnya, Minggu (18/10/2026).
Untuk melayani warga yang terpapar kabut asap, kata Hazli, pihaknya sesuai arahan Walikota Agung Nugroho telah menyiagakan seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan setempat.
"Kita sudah menyiagakan puskesmas agar beroperasi sampai pukul 21.00 WIB, selama Senin sampai Sabtu. Kemudian hari Minggu beroperasi sampai pukul 15.00 WIB," ucapnya.
Selain menyiagakan puskesmas, Diskes juga secara rutin melakukan upaya sosialisasi langsung ke tengah masyarakat agar lebih disiplin menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
"Kita juga minta agar menerapkan pola hidup sehat, minum air putih, sayur dan sebagainya," terang Hazli.
Kemudian, lanjut dia, Diskes juga melakukan surveilans atau pemantauan kondisi udara serta pasien ISPA di Kota Pekanbaru setiap harinya.
"Setiap hari jam 12.00 kita selalu update dari hasil surveilans," jelasnya.
Diskes juga terus memastikan agar pasokan obat-obatan dan kebutuhan oksigen tetap tersedia bagi para pasien yang membutuhkan.
"Jadi apabila masyarakat mengalami gejala ISPA, sesak nafas segera mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan," pinta Hazli.***