Trantibum jadi Laporan Terbanyak Diterima TRC Pekanbaru Aman 112

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:33:02 WIB Cetak

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, memberikan keterangan usai memimpin rapat evaluasi TRC Pekanbaru Aman 112.

Betuah Pekanbaru - Persoalan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), menjadi laporan yang paling banyak diterima Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman melalui call center 112.

"Selain itu, laporan mengenai pohon tumbang, tanah longsor dan jalan rusak juga cukup banyak," kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, usai memimpin rapat evaluasi TRC Pekanbaru Aman, Selasa (27/10/2026).

Ia menyampaikan, pada rapat evaluasi tersebut beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung di dalam TRC diminta memaparkan langsung berbagai laporan yang masuk dari warga.

"Laporan yang diterima beragam, mulai dari pohon tumbang, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), gelandangan dan pengemis (gepeng), gangguan umum, hingga jalan rusak dan berbagai persoalan lainnya," terang Agung.

"Alhamdulillah, rata-rata sekitar 80 persen laporan sudah langsung ditindaklanjuti," ulasnya.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terang Agung, terus memperkuat koordinasi seluruh OPD agar setiap penanganan persoalan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Apalagi laporan yang masuk ke TRC Pekanbaru Aman 112 juga ada terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Oleh karena itu, kami meminta dukungan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas terkait, PLN, dan pihak penyedia layanan telekomunikasi agar penangan laporan dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.

Dalam rapat evaluasi itu juga diketahui sudah hampir 200 ribu orang yang telah menggunakan aplikasi Pekanbaru Aman.

Layanan TRC Pekanbaru Aman 112 sendiri diresmikan oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho pada April 2026 lalu.

Layanan darurat terpadu satu pintu ini merupakan pusat kendali respons darurat terintegrasi bagi warga di Kota Pekanbaru. Layanan ini bisa dihubungi 24 jam dan bebas pulsa.***



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+