Pembongkaran TPS di STC, Satpol PP Pekanbaru dan Pedagang Baku Hantam

Selasa, 25 Februari 2020 - 15:21:36 WIB Cetak

Suasana kericuhan antara Satpol PP Pekanbaru dan pedang saat penertiban TPS di kawasan STC Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (25/2/2020).

Betuah Pekanbaru - Pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) pedagang di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) oleh Tim Yustisi, Selasa (25/2/2020) pagi, ricuh. Personel Satpol PP Pekanbaru yang hendak melakukan pembongkaran terlibat baku hantam dengan pedagang.

Pantauan di lapangan, kericuhan ini berawal saat Personel Satpol PP Pekanbaru hendak membongkar deretan toko emas tepatnya di depan STC.

Sebelum dibongkar, Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono tampak memberikan penjelasan kepada para pedagang. Saat memberikan penjelasan, Agus mendapat dorongan dari arah pedagang. Personel Satpol PP tak tinggal diam untuk mengamankan pimpinannya hingga terlibat aksi saling dorong hingga baku hantam dengan pedagang.

Dari informasi yang didapat, aksi baku hantam itu mengakibatkan sejumlah personel Satpol PP Pekanbaru dan pedangan terluka.

Di pihak Satpol PP, dilaporkan terdapat beberapa personel yang mengalami luka di bagian wajah dan tangan. Sementara di pihak pedagang, ada 4 orang yang mengalami luka di bagian kepala.

Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono saat dimintai tanggapannya menyatakan jika personelnya tidak ada memicu kerusuhan maupun memulai mendorong dan memukul pedagang.

"Saya yakinkan bahwa Satpol tidak ada memukul, menendang dan berucap tidak pada tempatnya. Tidak ada kita lakukan dorong mendorong. Kalau kita dorong dikarenakan ada yang memukul, saya pikir ya apa boleh buat. Kita tadi ada yang dipukul. Itu risiko (tugas)," ujarnya.

Agar situasi tidak kembali memanas, Agus mengimbau semua pihak untuk menahan diri.

"Karena kita juga tidak menghendaki ini (bentrok). Mari kita jaga itu, kita sama-sama melaksanakan tugas, saya paham dia cari makan. Tapi mari kita lihat STC ini, selesai dibangun walau belum 100 persen sudah layak ditempati," ucapnya.

Dalam pembongkaran TPS ini, pemerintah kota menurunkan sebanyak 270 personel gabungan yang terdiri dari personel Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) dan di back up sejumlah personel TNI/Polri. (abd)



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+