Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, saat meninjau kondisi drainase di Jalan Tuanku Tambusai depan Pasar Cik Puan. Saat ini proses normalisasi tengah berlangsung karena rawan banjir pasca hujan.
Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di 2026 ini menyiapkan anggaran berkisar Rp100 miliar untuk pembangunan dan perbaikan drainase atau saluran pembuangan air.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, pembangunan dan perbaikan drainase merupakan salah satu kegiatan prioritas yang akan dilakukan pemerintah kota untuk mengatasi persoalan banjir pasca hujan.
Pembangunan dan perbaikan drainase juga bertujuan agar jalan yang telah selesai diperbaiki di 2025, tak cepat rusak karena direndam banjir. Untuk itu, anggaran drainase diprioritaskan di 2026 ini.
"Anggarannya sekitar Rp100 miliar," ungkap Markarius Anwar, Rabu (7/1/2026).
Meski demikian, anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan rusak masih tetap dialokasikan Pemko Pekanbaru. Hanya saja postur anggaran dikurangi mengingat sekitar 70-80 persen jalan dalam kota kondisinya sudah bagus.
"Jadi, untuk jalan tetap berjalan karena masih ada sekitar 30 persen lagi yang perlu diperbaiki," ucap Markarius.
Saat ini, lanjut dia, Pemko Pekanbaru masih menunggu pengesahan APBD murni 2026 untuk melaksanakan program pembangunan yang telah disusun.
"Kalau anggaran sudah diketuk. Kita kerjakan, kita gaspol," tutup Markarius.***