Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, saat memimpin upacara di lapangan komplek perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya.
Betuah Pekanbaru - Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, diingatkan agar tidak menjadikan Work From Home (WFH) setiap Jumat untuk menambah libur dan sekedar tidur di rumah.
Peringatan itu disampaikan secara langsung oleh Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, pada upacara gabungan di lapangan komplek perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya, Senin (13/4/2026).
Di hadapan para pegawai, ia memastikan bahwa kebijakan WFH setiap Jumat akan dievaluasi oleh pemerintah kota.
"Jadi walaupun WFH, tapi tetap bekerja. Bukan tidur-tiduran atau bepergian. Nanti akan ada evaluasi sesuai catatan-catatan yang kita temukan," tegas Markarius.
Untuk itu, para pegawai diminta melaksanakan WFH dengan benar sesuai aturan yang berlaku. Pegawai wajib menyelesaikan pekerjaan kantor dari rumah. Mereka tidak diizinkan bepergian atau menggunakan WFH untuk berlibur.
"Tujuan WFH adalah untuk menghemat anggaran dan efisiensi energi (bahan bakar minyak). Jadi memang harus di rumah dan menyelesaikan pekerjaan dari rumah," pesannya.
Agar WFH berjalan maksimal, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga harus memberikan target pekerjaan bagi pegawai saat WFH.
"Pimpinan juga harus mengawasi dan memastikan pekerjaan itu diselesaikan dengan benar dan tepat waktu," pinta Markarius.
Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru sudah mulai memberlakukan WFH setiap Jumat bagi pegawai. Kebijakan ini merupakan arahan Pemerintah Pusat untuk mengurangi emisi karbon dan penghematan pemakaian BBM.***