Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kabupaten Kuansing, Sabtu (27/6/2026) malam.
Betuah Pekanbaru - Kafilah Kota Pekanbaru, gagal meraih juara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing)
Dilangsungkan selama satu pekan dari tanggal 27 Juni hingga 3 Juli 2026 di kawasan Tepian Narosa, Kota Jalur, Kuansing, kafilah Kota Pekanbaru harus puas berada di peringkat kelima.
Sementara untuk juara umum MTQ Riau ke-44 diraih Kabupaten Rokan Hilir, disusul Bengkalis sebagai juara 2, Kuansing juara 3, dan peringkat ke-4 diraih Indragiri Hulu.
Sebelumnya pada MTQ Riau ke-42 di Kota Dumai, Kota Pekanbaru berhasil meraih juara umum. Kemudian pada MTQ Riau ke-43 di Kabupaten Bengkalis, Pekanbaru meraih juara 2.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pekanbaru Idrus menyatakan, kegagalan meraih juara di MTQ Riau ke-44 lantaran belum maksimalnya persiapan yang dilakukan.
" Untuk persiapan, memang dilakukan Training Center tahap 1 dan 2, cuma belum maksimal," ujarnya, Ahad (5/7/2026).
Untuk itu, terang Idrus, ke depannya Kota Pekanbaru akan lebih memaksimalkan persiapan agar bisa kembali meraih juara di MTQ tingkat Provinsi Riau.
"Ke depan perlu perbaikan dan pembinaan di seluruh cabang MTQ, terutama cabang kaligrafi yang diborong oleh Rohil," ucapnya.
Saat ini, lanjut Idrus, kafilah yang menjadi utusan Pekanbaru di MTQ Riau ke-44 merupakan qori-qoriah muda sehingga mereka perlu dilakukan pembinaan terlebih dahulu.
"Peserta dari Kota Pekanbaru yang meraih juara di ajang MTQ sebelumnya, sekarang sudah tidak bisa mengikuti perlombaan karena sudah lewat umur," ungkapnya.
"Jadi, sekarang kita ini melakukan pembinaan bibit- bibit baru, karena perlombaan ini (MTQ) berdasarkan umur," tutup Idrus.***