Pj Sekdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut
Betuah Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, masih belum menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, saat ini kejadian kebakaran lahan di wilayah setempat masih terkendali.
"Intinya kebakaran lahan di Kota Pekanbaru terkendali. Tim di lapangan masih bisa melakukan upaya pemadaman lahan terbakar," ucapnya, Selasa (17/2/2026).
Ingot mengaku tetap melakukan monitor terhadap kondisi lahan terbakar. Ia juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah di sekitar Kota Pekanbaru.
"Kita komunikasi dengan pemda di sekitar Kota Pekanbaru, terkait penetapan status kebakaran lahan," ujarnya.
Di samping masih terkendali, lanjut Ingot, kabut asap dampak kebakaran lahan juga belum berpengaruh terhadap kualitas udara. Berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di Pekanbaru dalam kategori baik.
"Laporan ISPU kita masih baik. Kualitas udara masih baik," tutupnya.
Sementara itu berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, terhitung sejak awal Januari hingga 6 Februari 2026 kebakaran sudah menghanguskan 11,5 hektar lahan di Kota Pekanbaru.
Kebakaran lahan terluas terjadi di Kecamatan Payung Sekaki mencapai 7,18 hektar.
Lokasi kebakaran lahan di Payung Sekaki ini tersebar di beberapa titik di antaranya di kawasan Jalan As-Shofa, Jalan Sidorukun ujung, serta di Jalan Arjuna ujung.
Kebakaran lahan terparah terjadi di Jalan Arjuna ujung yang menghanguskan 7 hektar.***