Dinsos Pekanbaru Ungkap Faktor Warga Dicoret dari Bansos, Ada Pinjol dan Judol

Kamis, 17 September 2026 - 18:00:57 WIB Cetak

Kepala Dinsos Pekanbaru Junaedy

Betuah Pekanbaru - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan warga dicoret sebagai penerima bantuan sosial (bansos).

Kepala Dinsos Kota Pekanbaru Junaedy menyebutkan, terdapat sebanyak 39 variabel yang digunakan petugas di lapangan saat ground-check Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Puluhan variabel tersebut terdiri dari 13 variabel individu dan 26 variabel keluarga.

"Kalau masuk dalam 39 variabel, itu langsung desilnya naik 6 sampai 10.  Kalau tidak masuk dalam 39 variabel, otomatis dia masuk, dapat bantuan," terang Junaedy, Kamis (17/9/2026).

Ia menyampaikan, kebanyakan warga yang tidak lagi menerima bansos disebabkan warga bersangkutan masuk dalam variabel keluarga seperti memiliki ID pelanggan rekening yang lebih dari dua.

"Ada juga masalah kredit motor. Dia kan sanggup bayar kredit cicilan, motornya memang untuk menambah ekonomi, tapi itu sudah termasuk ke dalam 39 variabel," ujar Junaedy.

Di samping itu, warga tak lagi diberi bansos karena terlilit pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) karena dianggap sudah memiliki kemampuan finansial atau indikasi ekonomi yang lebih baik.

"Pinjol dan judol ini membuat desil keluarga naik. Biasanya masuk desil 1 sampai 4, karena judol, pinjol, desilnya naik dan tidak lagi diberikan bantuan," papar Junaedy.

"Untuk judol, itu memang tidak ada toleransi. Katakan lah dia mau bertobat, nanti dapat bansos dia judol lagi. Kita kan tidak bisa memastikan dia tidak akan judol lagi," tutupnya.***



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+