Eggi Ditahan Usai Diperiksa Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Rabu, 15 Mei 2019 - 06:04:05 WIB Cetak

Eggi Sudjana/net

BETUAH.COM, JAKARTA - Kepolisian Polda Metro Jaya langsung menahan Eggi Sudjana untuk 20 hari ke depan dalam kasus dugaan makar. Ia ditahan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (14/5/2019) sekira pukul 23:15 WIB.

Eggi yang terlihat mengenakan kaos berwarna merah hitam tampak dikawal petugas menuju ke ruang tahanan.

"Bismillah, assalamualaikum, saya insya allah warga negara Indonesia yang berusaha taat hukum, PMJ kerja sama dengan pihak kepolisian telah menetapkan saya sebagai tahanan untuk 20 hari ke depan," kata Eggi saat ditemui wartawan di depan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa malam.

Kepada wartawan, Eggi menegaskan jika dirinya tidak menandatangani surat penahanannya karena empat alasan.

Pertama, kata Eggi, karena dirinya sebagai advokat yang menurut UU nonor 18 tahun 2003 pasal 16 advokat tidak dapat dipidana atau digugat, baik di dalam maupun di luar sidang.

"Itu keputusan juga dari Mahkamah Konstitusi nomor 26 tahun 2014. Alasan kedua, adalah kode etik advokat. Saya ketua dewan kehormatan advokat, Kongres Advokat Indonesia sudah kirim surat, harusnya kode etik advokat dulu yang harus diproses," ujarnya.

Ketiga, berkait dengan praperadilan yang diajukannya pekan lalu, Eggi menilai hal tersebut seharusnya diproses terlebih dulu.

Adapun alasan keempat berkaitan dengan gelar perkara, yang menurutnya mesti dilakukan sesuai dengan Peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2018.

"Kurang lebih itulah, tapi sisi lain pihak kepolisian juga punya kewenangan, kita ikuti kewenangannya, saya juga punya kewenangan sebagai advokat dan kita sesuai dengan profesional modern dan terpercaya di sini kita ikuti prosesnya semoga keadilan akan didapat kita semua. Saya kira itu, dan semoga Allah Ridho kepada kita," ucap Eggi yang kemudian masuk ke rumah tahanan Polda Metro Jaya, seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan, Eggi dapat diancam dengan hukuman penjara seumur hidup atas dugaan ajakan makar.

"Kasus makar itu ancamannya seumur hidup," tegas Argo kepada wartawan.

Kasus yang menyeret Eggi Sudjana bermula dari adanya laporan di Bareskrim Polri yang dibuat Supriyanto, Relawan Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac), Jumat (19/4/2019) yang teregister dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan menyusul adanya video Eggi Sudjana yang mengajak gerakan 'people power'. (red)



Baca Juga Topik #hukrim+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+