Gempa 5,8 SR Guncang Bali, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 16 Juli 2019 - 15:22:40 WIB Cetak

Pemuka agama memantau kerusakan pada bagian candi yang runtuh akibat gempa di Pura Lokanatha, Denpasar, Bali, Selasa (16/7/2019). (AP/Firdia Lisnawati)

BETUAH.COM, DENPASAR - Gempa tektonik berkekuatan 5,8 skala richter (SR) yang mengguncang wilayah Bali, Selasa (16/7/2019) pukul 08.18 Wita, dilaporkan merusak sebanyak 24 bangunan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut, puluhan bangunan yang rusak itu tersebar di sejumlah kabupaten/kota di antaranya Kabupaten Badung, Gianyar, Buleleng, dan Kota Denpasar.

Di Bandung, gempa merusak Gapura ITDC Nusa Dua, SD Negeri 1 Ungasan, Kantor Camat Kuta, SD 11 Jimbaran, Hotel Mercure Nusa Dua, Alfamart di Jalan Bali Cliff No 48 Ungasan, SMPN 5 Kuta Selatan, SMPN 2 Ungasan, SMP Negeri 2 Kuta Selatan, dan Kantor Camat Kuta Selatan.

Selain itu, gempa menimbulkan kerusakan rumah di Banjar Sukajati di Desa Taman Abiansemal, Pelinggih (bangunan suci) Bapak Muada SDN 1 Ungasan dan SD 3 Ungasan, SDN 5 Dalung Kuta Utara, SDN 5 Ungasan, SDN 1 Tuban, SDN 2 Tuban, Gedung Serbaguna Desa Adat Tuban, Banjar Tuban Griya, dan Kantor Bea Cukai.

Gempa juga menyebabkan kerusakan bangunan Rumah Tahanan dan dan ornamen pada atap gedung DPRD di Kabupaten Gianyar, serta menyebabkan rumah seorang warga di Desa Busungbiu, Kabupaten Buleleng, roboh.

Pura Lokanatha di kawasan Taman Kota Lumintang, Denpasar, juga beberapa bata merahnya lepas akibat gempa.

"Sampai saat ini, belum ada laporan korban yang meninggal dunia akibat gempa," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin di Denpasar kepada Antara, Selasa (16/7/2019) siang.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi Selasa pagi termasuk gempa berkedalaman menengah yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

Hingga pukul 11.00 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya sembilan gempa susulan dengan magnitudo terbesar M=3.2 dan magnitude terkecil M=2.4 setelah gempa utama yang bermagnitudo 5,8. (red)



Baca Juga Topik #nasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+