PDAM Pekanbaru 'Sedang Sakit', Butuh Ratusan Miliar untuk Pembenahan

Rabu, 09 Oktober 2019 - 22:39:35 WIB Cetak

Ilustrasi pengelolaan air bersih/net

BETUAH.COM, PEKANBARU - Untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru yang kini dalam kondisi 'sakit', dibutuhkan anggaran sekitar Rp750 miliar.

Memenuhi kebutuhan anggaran yang tidak sedikit itu, nantinya akan ada kucuran dana dari Kementerian Keuangan, APBD Kota Pekanbaru dan bersumber dari investasi badan usaha yang akan bekerjasama dengan PDAM dalam pengelolaan air bersih.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru El Syabrina, mengakui jika sejumlah infrastruktur PDAM sudah mulai tua. Kondisi itu membuat distribusi air bersih bagi warga Kota Bertuah belum optimal.

"Maka kita gandeng pihak swasta untuk pengembangan air minum dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha," ungkap dia, Rabu (9/10/2019).

Dikatakannya, untuk membenahi dan meningkatkan pelayanan PDAM tidak bisa jika hanya mengandalkan dana yang bersumber dari APBD pemerintah kota. "Maka dibuat skema KPBU. Jadi pihak swasta ikut terlibat dalam skema ini," ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur PDAM Tirta Siak Pekanbaru Kemas Yusferi mengakui jika saat ini kondisi perusahaan milik pemerintah kota yang dipimpinnya itu dalam kondisi tidak sehat.

Untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan pelayanan bagi warga, terang dia, pihaknya akan menggesa program KPBU dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pekanbaru-Kampar pada 2020 mendatang.

Nilai pembangunan SPAM Pekanbaru-Kampar sendiri mencapai Rp1,6 miliar di luar perbaikan jaringan pipa yang eksisting. Program SPAM dengan pola KPBU ditargetkan sudah lelang pada November mendatang.

Disampaikannya, sudah ada 6 perusahaan yang masuk dalam pra-kualifikasi pembangunan SPAM Pekanbaru-Kampar. "Kita targetkan pengerjaan berlangsung pada awal tahun 2020," ujarnya.

Dalam program SPAM Pekanbaru-Kampar ini, air baku yang akan diolah menjadi air layak minum akan bersumber dari Sungai Kampar. Nantinya, program ini menjangkau tiga kecamatan di antaranya Kecamatan Bukit Raya, Marpoyan dan Kecamatan Tampan. (abd)



Baca Juga Topik #Pekanbaru+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+